Beberapa Penyebab yang Membuat Berat Badan Naik
ilustrasi

Beberapa Penyebab yang Membuat Berat Badan Naik

Jumat, 24 Jul 2020 | 18:56 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Penyebab obesitas atau kenaikan berat badan tidak hanya karena terlalu banyak makan, tetapi ada banyak faktor pemicu yang bisa dihindari dan tidak. Selengkapnya simak penyebab kenaikan berat badan lainnya di bawah ini!

Penyebab Obesitas

Obesitas adalah penumpukan lemak yang terlalu banyak dalam tubuh karena berbagai penyebab, mulai dari gaya hidup hingga masalah kesehatan!

Berikut ini adalah sejumlah penyebab obesitas:

1. Genetik

Gen yang diwarisi dari orang tua dapat memengaruhi jumlah lemak di tubuh. Genetika juga dapat berperan dalam seberapa efisien tubuh mengubah makanan menjadi energi, bagaimana tubuh mengatur nafsu makan, dan bagaimana tubuh membakar kalori selama berolahraga.

Obesitas cenderung diturunkan dalam keluarga bukan hanya karena gen yang mereka wariskan. Anggota keluarga juga cenderung berbagi kebiasaan makan dan aktivitas yang serupa.

2. Junk Food (Makanan Cepat Saji)

Makanan cepat saji biasanya memiliki lebih banyak bahan olahan yang dicampur aditif atau penambah rasa, lemak jenuh, gula, dan garam. Makanan ini dibuat agar harganya murah, tahan lama disimpan, dan rasanya sangat enak sehingga disukai banyak orang.

Selain itu, produsen membuat makanan seenak mungkin dan berusaha meningkatkan penjualan dengan mempromosikan makanan secara berlebihan. Inilah yang membuat orang tergoda untuk membelinya, sehingga menjadi salah satu penyebab obesitas.

3. Obat-obatan Tertentu

Tidak sedikit obat-obatan dapat menyebabkan penambahan berat badan sebagai efek sampingnya. Misalnya, obat antidepresan telah diketahui dapat memicu kenaikan berat badan seiring waktu. Contoh obat lainnya seperti obat diabetes dan antipsikotik.

Obat-obatan ini dapat mengubah fungsi tubuh dan otak, mengurangi laju metabolisme, atau meningkatkan nafsu makan.

4. Resistensi Leptin

Resistensi leptin dapat menyebabkan seseorang mengalami obesitas. Hormon leptin dapat diproduksi oleh sel-sel lemak dan kadar darahnya meningkat dengan lemak yang lebih tinggi. Alasannya, karena kadar leptin sangat tinggi pada orang dengan obesitas.

Pada orang sehat, kadar leptin tinggi terkait dengan nafsu makan berkurang. Ketika bekerja dengan baik, leptin akan memberi tahu otak seberapa tinggi simpanan lemak dalam tubuh.

Kondisi yang mencemaskan adalah bahwa leptin tidak berfungsi sebagaimana mestinya pada orang gemuk karena alasan tertentu leptin tidak dapat melewati sawar darah otak. Kondisi ini disebut resistensi leptin dan diyakini sebagai faktor utama dalam patogenesis obesitas.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...