Beberapa Tips dan Manfaat Hubungan Badan Saat Haid

Rusmanto
Rusmanto

Beberapa Tips dan Manfaat Hubungan Badan Saat Haid ilustrasi

Risiko berhubungan seks saat haid

Namun di samping manfaatnya, berhubungan seks saat haid juga punya risiko yang tak bisa diabaikan.

1. Risiko penularan penyakit

Berhubungan saat haid dengan melupakan prinsip seks yang aman dapat membuat Anda lebih berisiko  terkena dan menularkan infeksi.

Penyakit menular seksual yang berkaitan dengan haid adalah jenis yang ditularkan melalui darah, seperti HIV dan hepatitis.  Dua jenis virus tersebut dapat hidup dalam cairan tubuh, baik itu darah maupun cairan alami vagina dan penis.

Jika Anda tidak punya penyakit ini tapi pasangan Anda positif, Anda berisiko tertular penyakit darinya jika berhubungan seks selama masa haid tanpa kondom. Ini karena leher rahim Anda akan terbuka sedikit selama masa haid, yang memungkinkan virus untuk melewatinya.

Selain itu, kadar pH vagina selama haid akan lebih tinggi dari darah yang membuat kuman penyakit berkembang biak lebih cepat.

Sebaliknya jika Anda yang positif tapi pasangan sehat, ia pun bisa tertular penyakit dari Anda. Virus bisa menyebar melalui kontak dengan darah haid yang sudah terinfeksi.

Jalur penularan infeksi menular seksual dari hubungan seks saat menstruasi pun bisa lewat oral, vagina, anal, atau anal. Oleh karena itu, selalu gunakan kondom saat berhubungan seks agar tetap aman dan minim risiko. Kondom membantu melindungi diri dan mencegah penularan infeksi menular seksual lewat darah atau cairan tubuh lainnya.

2. Mengotori ranjang

Selain berisiko menularkan infeksi, seks saat haid akan lebih merepotkan dari biasanya. Pasalnya, darah bisa mengotori kasur, seprai, selimut, hingga mengenai badan pasangan. Apalagi jika Anda berhubungan saat darah haid sedang deras-derasnya.

Banyak orang menghindari berhubungan seks saat haid karena merasa cemas akan darah haid yang bercecer kemana-mana. Hal ini nantinya bisa membuat seks menjadi kurang nikmat.

Apa Reaksi Kamu?