Beberapa Tips Menghadapi Pacar yang Defemsif

Rusmanto
Rusmanto

Beberapa Tips Menghadapi Pacar yang Defemsif ilustrasi
Winnetnews.com -  Pertengkaran adalah hal yang lumrah dalam hubungan asmara. Hubungan Anda dan pasangan pada akhirnya akan kembali membaik setelah saling memahami dan memaafkan. Namun, bagaimana jika Anda menghadapi pasangan defensif yang tidak pernah mau mengaku salah?

Menghadapi pasangan yang tidak mau mengaku salah

Manusia secara alamiah akan membela dirinya saat menghadapi konflik. Meski begitu, sikap membela diri terkadang bisa berubah menjadi perilaku defensif.

Orang yang defensif menganggap kata-kata, kritik, dan saran dari orang lain sebagai suatu serangan. Ia merasa harus melindungi diri dari serangan tersebut. Caranya dengan menolak mentah-mentah, memberikan respons yang kasar, dan tidak mau mengaku salah.

Semua orang bisa menjadi sosok yang defensif, termasuk pasangan Anda. Jika pasangan Anda memiliki karakter tersebut, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

1. Jangan menyalahkan

Semakin Anda bersikeras ia bersalah, semakin kecil kemungkinan pasangan Anda untuk mengaku salah. Walaupun pasangan Anda memang bersalah, hindari kata-kata seperti “tidak mau mengerti” atau “selalu merasa benar” saat terjadi konflik.

Kata-kata ini terdengar seperti kritik yang sangat tajam bagi seorang pasangan yang defensif. Akibatnya, satu-satunya respons yang muncul dalam pikiran pasangan Anda adalah bagaimana cara melindungi dirinya dari perkataan Anda.

2. Jangan berdiam diri

Pertengkaran tentu menimbulkan emosi negatif dan membuat suasana menjadi canggung. Anda bahkan bisa marah kepada pasangan hanya dengan melihat atau berbicara dengannya. Akhirnya, Anda dan pasangan malah memutuskan untuk saling berdiam diri.

Berdiam diri tidak akan menguntungkan siapa pun. Anda terus diliputi amarah, sedangkan pasangan Anda tetap defensif dan tidak mau mengaku salah. Cobalah menenangkan diri sejenak, lalu sampaikan dengan jelas apa yang Anda rasakan.

Apa Reaksi Kamu?