Beberapa Tips untuk Atasi Gangguan Percernaan
ilustrasi

Beberapa Tips untuk Atasi Gangguan Percernaan

Selasa, 6 Apr 2021 | 13:00 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Apa pun jenis gangguan pencernaan yang menyerang pasti membuat perut jadi tidak nyaman, dari perut kembung, sakit perut, hingga sendawa terus. Apa saja obat dan bagaimana cara mengatasi gangguan sistem pencernaan yang aman dan ampuh?

Cara mengatasi gangguan pencernaan dengan obat-obatan

image0

1. Obat antasida

Minum obat antasida bisa dijadikan cara mengatasi beberapa penyakit yang menyerang sistem pencernaan. Obat ini umum digunakan untuk mengobati gejala penyakit GERD, mulas, atau dispepsia (lebih dikenal sebagai penyakit maag).

Antasida juga meringankan gejala asam lambung naik seperti rasa panas di dada dan tenggorokan, rasa pahit di mulut, batuk kering, dan nyeri ulu hati saat berbaring.

Obat antasida mengandung bahan-bahan seperti aluminium, kalsium, magnesium, atau natrium bikarbonat yang bekerja menetralkan asam lambung. Di saat yang bersamaan, antasida juga mengatasi gangguan pencernaan dengan mencegah asam lambung naik.

2. Obat PPI (penghambat pompa proton)

Obat proton pump inhibitor (PPI) digunakan untuk mengurangi asam yang dihasilkan lambung. Beberapa obat yang termasuk golongan PPI yaitu:

  • Omeprazole,
  • Esomeprazole,
  • Pantoprazole,
  • Lansoprazole, dan
  • Rabeprazole.

Obat PPI berfungsi mengobati tukak lambung dan tukak usus, serta meredakan gejala GERD (refluks asam lambung). Obat ini juga dapat digunakan sebagai obat maag akibat infeksi bakteri dan tukak lambung yang disebabkan obat NSAID.

Obat penghambat pompa proton bisa didapatkan dengan atau tanpa resep dokter. Namun, Anda butuh menebus obat dengan resep jika penyakit pencernaan yang dialami berupa GERD, tukak lambung, dan infeksi bakteri H. pylori.

Obat ini umumnya bekerja lebih efektif daripada obat H2 blocker. Anda juga dapat menggunakan obat ini untuk jangka waktu yang lebih lama daripada mengonsumsi obat H2 blocker.

Anda perlu minum obat PPI sekali sehari, kira-kira 30 – 60 menit sebelum makan pagi, untuk mengendalikan asam lambung.

3. Obat H2 blocker

Mengonsumsi obat H2 blocker termasuk cara mengatasi gangguan pencernaan yang diakibatkan asam lambung tinggi. Obat ini bekerja mengurangi asam yang dihasilkan oleh lambung.

Obat H2 blocker biasanya tidak bekerja secepat antasida. Meski begitu, dokter juga bisa meresepkan kombinasi obat antasida dan H2 blocker yang diminum bersamaan sebagai cara mengatasi penyakit pencernaan.

Beberapa jenis obat H2 blocker yaitu:

  • Ranitidine,
  • Famotidine, dan
  • Cimetidine.

Akan tetapi, obat H2 blocker hanya boleh digunakan jangka pendek (maksimal selama 2 minggu). Anda bisa meminumnya sebelum makan atau sebelum tidur untuk mencegah mulas.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...