Beda Kolesterol Daging Kambing dan Sapi, Mana yang Tinggi?

Rusmanto
Rusmanto

Beda Kolesterol Daging Kambing dan Sapi, Mana yang Tinggi? ilustrasi

Winnetnews.com -  Selain rasanya yang enak, hal pertama yang akan terpikirkan saat makan daging kambing atau daging sapi adalah meningkatnya kadar kolesterol jahat. 

Hanya saja, sebenarnya mana yang lebih berbahaya, kolesterol di dalam daging sapi atau daging kambing?

Perbedaan kolesterol di dalam daging sapi dan daging kambing

Kebanyakan orang berpikir jika daging kambing jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan daging jenis lainnya, baik itu daging sapi, daging ayam, atau daging ikan. Padahal, hal ini belum tentu benar. Sebagai contoh, Taufik Garsadi yang merupakan Kepala Bidang Pengembangan Usaha Dinas Peternakan Jawa Barat menyebut kolesterol antara daging sapi dan daging kambing ternyata berbeda jauh.

“Kolesterol di dalam daging sapi jauh lebih tinggi. Di setiap 100 gram daging sapi terdapat 66 mg kolesterol sementara di dalam daging kambing atau domba hanya 53 mg di setiap 100 gramnya. Hal ini berarti, jika tidak ingin kolesterol naik, sebaiknya kita lebih memilih daging kambing atau domba daripada daging sapi,” ucap Taufik.

Meskipun begitu, hal ini juga bergantung pada cara pengolahan daging, jika kita mengolah daging kambing atau daging sapi dengan cara diberi santan atau digoreng, maka kadar kolesterolnya juga akan naik. Hal yang berbeda terjadi jika merebusnya atau menjadikannya sup. Asalkan tidak dikonsumsi dengan berlebihan, kadar kolesterolnya biasanya tidak akan naik dengan signifikan.

Apa Reaksi Kamu?