Beda Satu Gelar Juara dengan Marquez, Rossi Ungkit Insiden MotoGP 2015

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Beda Satu Gelar Juara dengan Marquez, Rossi Ungkit Insiden MotoGP 2015 Marc Marquez (kiri) dan Valentino Rossi (kanan). [Foto: Autosport]

Winnetnews.com - Marc Marquez pastikan diri kembali raih gelar juara dunia di 2019 usai balapan MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Minggu (6/10). Kemenangan ini lantas membuat Valentino Rossi gerah dan mengungkit insiden MotoGP 2015.

Marquez yang menjadi ikon Repsol Honda kini hanya terpaut satu gelar dengan Rossi. Marquez merebut gelar juara dunia keenam MotoGP, delapan secara keseluruhan Grand Prix setelah memenangi balapan MotoGP Thailand 2019.

Melansir CNN Indonesia, Rossi mengaku pasrah Marquez akan segera melewati catatan gelar juara dunia miliknya. The Doctor juga memuji penampilan Marquez sepanjang MotoGP 2019 setelah memastikan gelar juara dunia saat musim menyisakan empat seri.

"Marquez mendominasi tahun ini. Dia hanya membuat satu kesalahan di Austin [Amerika Serikat], tapi di luar itu dia hampir sempurna. Saya pikir dia tidak akan kesulitan mencapai sembilan gelar juara dunia," ujar Rossi dikutip dari GP One.

Rossi kemudian mengeluarkan sindiran untuk Marquez terkait insiden kontroversial MotoGP 2015. Ketika itu Rossi kehilangan gelar juara dunia MotoGP setelah menuduh Marquez membantu Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia.

Rossi mengaku membuang kesempatan emas merebut gelar juara dunia Grand Prix sebanyak dua kali sepanjang kariernya. Meski tidak menyebut musim, Rossi merujuk kepada musim 1998 di kelas 250cc dan 2006 di MotoGP. Sementara pada MotoGP 2015, Rossi menganggapnya sebagai sebuah kehilangan.

"Saya minta maaf karena saya membuang dua atau tiga gelar sepanjang karier. Sebenarnya saya membuang dua gelar [1998, 2006] dan kehilangan satu [2015], dan itu sudah tiga gelar. Saya khawatir Marquez akan segera menyusul sembilan gelar saya," ucap Rossi.

Pada MotoGP 2015 Rossi kalah lima poin dari Lorenzo di klasemen akhir setelah mendapat hukuman start dari belakang pada balapan MotoGP Valencia. Hukuman itu didapat setelah Rossi dianggap menendang Marquez hingga terjatuh pada balapan MotoGP Malaysia.

Balapan selanjutnya akan berlangsung di MotoGP Jepang, 20 Oktober mendatang. Live streaming MotoGP Jepang bisa disaksikan melalui CNNIndonesia.com, sementara siaran langsung di Trans7.

Apa Reaksi Kamu?