(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Bedain Cinta Atau Nafsu Dengan Ini

Oky
Oky

Bedain Cinta Atau Nafsu Dengan Ini sumber foto : istimewa

Winnetnews.com - Saat kita mulai tertarik menyukai seseorang, biasanya dimulai dengan munculnya chemistry dan adanya daya tarik fisik. Hasrat yang murni sering didasarkan pada ketertarikan fisik dan bayangan fantasi kita yang menginginkan hal itu.

Namun, ketika kita mengenal mereka, kita biasanya melihat bayangan yang sebenarnya dari orang itu, baik sikap atau sifatnya. Bila itu terjadi, kita mungkin masih merasakan nafsu untuk mereka, tapi tidak selalu untuk cinta. Tentu saja, jatuh cinta tidak menyingkirkan nafsu dan nafsu bisa menyebabkan cinta. Tapi nafsu saja bukanlah landasan yang kokoh untuk hubungan jangka panjang.

Hubungan yang didirikan dan berdasarkan nafsu mungkin terus berlanjut untuk waktu yang lama, namun jarang memenuhi kebutuhan kita akan hubungan cinta yang dalam dan intim.

Terkadang, kita bertanya pada diri kita sendiri dalam sebuah hubungan. Apakah ini cinta atau nafsu? Tanyakan lima pertanyaan ini, mungkin kamu akan mendapatkan jawaban yang kamu cari.

1. Apakah kamu merasa nyaman menjadi diri kamu sendiri dalam hubungan ini?

Kamu dapat tertarik pada seseorang. Namun, saat kamu menghabiskan waktu bersamanya, kamu mungkin merasa terputus secara emosional. Sebenarnya, kamu mungkin merasa agak tidak aman. Ketidakcocokan dengan dia bisa menghasilkan konfrontasi emosional dan kehidupan sehari-hari yang tidak harmonis bersama yang pada akhirnya akan menjadi tidak dapat ditolerir.

Sebaliknya, jika kamu merasakan hubungan positif dengan dia, kamu akan merasa diterima, dipelihara, dan bahkan dicintai dengan cara yang khusus yang menyenangkan hati kamu. Kamu akan memiliki kemampuan untuk memahami kebutuhan masing-masing dan menikmati hidup bersama secara harmonis.

Bila kamu memiliki hubungan istimewa dan hubungan emosional dengannya, kamu merasa diterima. Hal ini memungkinkan kamu untuk menjadi diri sendiri dan tentunya itu membuat kamu nyaman.

2. Apakah kamu merasa senang dengan cara pasangan kamu dan kamu berkomunikasi, berinteraksi, dan menyelesaikan masalah?

Jika akhirnya dalam satu titik kamu merasa bosan dengan kehadirannya, mungkin tidak banyak yang bisa dibicarakan lagi. berkomunikasi dan berinteraksi adalah salah satu cara kamu memahami apakah kamu akan kompatibel dengannya dan apakah kamu senang saat melakukan itu dengannya.

Jika cara berpikir dan komunikasi dia sangat berbeda dari kamu, itu mengarah pada pandangan lawan yang menciptakan perselisihan dan perdebatan yang tak berujung. Ini merupakan salah satu alasan utama mengapa dua orang terus bertengkar dan berdebat.

Kunci untuk hubungan jangka panjang adalah memastikan bahwa kamu kompatibel satu sama lain sehingga kamu tidak hanya menikmati percakapan sehari-hari, namun juga mengatasi masalah yang paling menantang yang muncul dalam hubungan kamu.

3. Apakah kamu masih mencintainya jika dia kehilangan semua yang berharga miliknya?

Cinta abadi harus dibangun di atas landasan yang lebih kokoh daripada kekayaan material seseorang, namun seringkali ada sesuatu yang menghipnosis keberadaan seseorang yang memiliki kekayaan dan kemakmuran. Apakah kamu lebih memilihnya karena materinya atau karena hatinya?

Penting untuk mengetahui jika kamu ingin memahami kebutuhan hubungan kamu, dan menemukan seseorang yang benar-benar akan membuat kamu merasa bahagia dan dicintai, bahkan jika mereka tidak memiliki sesuatu yang berharga selain cinta untuk ditawarkan kepada kamu.

4. Apakah kamu merasakan kemistri dan kegembiraan yang nyata dengannya?

Ada kalanya kamu bertemu seseorang dan sangat senang berbicara dengannya. Dia mungkin orang yang menarik secara fisik, tapi dia tidak mengubahmu. Kamu tidak bisa menyangkal bahwa kamu tidak merasakan gairah atau kegembiraan.

Bila kamu merasakan hubungan yang sesungguhnya dengan seseorang yang benar, akan ada chemistry langsung. Kamu merasa senang dengan kehadirannya, dan dia juga merasa senang dengan kamu, entah itu karena kamu bisa mengobrol berjam-jam atau kamu menghabiskan waktu bersamanya.

5. Apakah kamu merasa tertarik padanya secara emosional, mental, fisik, dan spiritual?

Pernahkah kamu bertemu seseorang yang nampaknya sempurna? Orang ini menarik dengan kepribadian yang hebat dan karir yang bagus, namun dia tidak menggairahkan kamu. Alasannya mungkin kepribadiannya dan karakteristiknya tidak kompatibel dengan kamu, sehingga kamu merasa tidak nyaman dalam hal emosional dan mental.

Saat kamu merasa kompatibel dan selaras satu sama lain. Hal ini dapat membangun kehidupan bahagia dengan hubungan jangka panjang karena kamu tertarik padanya secara emosional, mental, fisik, dan spiritual.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});