Begini Ancaman Sandiaga Jika Ojek Online Nekat Demo Saat Asian Games

Oky
Oky

Begini Ancaman Sandiaga Jika Ojek Online Nekat Demo Saat Asian Games Sumber foto : Istimewa

Winnetnews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Unomengatakan akan menindak tegas oknum ojek online (ojol) yang tetap melakukan demonstrasi saat pagelaran Asian Games 18 Agustus mendatang.

"Ya sesuai dengan hukum. Dibubarkan!" ujar Sandi, di XXI Djakarta, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018).

Dalam waktu dekat, Sandi akan menghubungi salah satu CEO ojek online, untuk membicarakan permasalahan tersebut.

"Malam ini saya coba kontak sama Pak Nadiem Makarim (CEO Go-Jek). Intinya sih kita ingin memerintahkan. Pemerintah tuh enggak boleh mengimbau. Pemerintah itu memerintahkan," ujar Sandi.

Selian itu Sandi memastikan demo yang akan dilakukan para ojol tersebut tidak akan mendapat izin dari pihak terkait.

"Ke mereka bahwa tidak boleh melakukan demo dan tidak akan diberikan izin," ujar Sandi.

Sebelumnya para pengemudi ojol mengancam tetap melakukan aksi demo saat pembukaan pegelaran Asian Games pada 18 Agustus mendatang atau yang disebut aksi 18.8.

Ketua Gerakan Aksi Roda Dua (Garda), Igun Wicaksono, menjelaskan aksi demo akan berlangsung apabila tuntutan para driver ojol tidak dipenuhi pemerintah dan perusahaan aplikasi penyedia jasa.

Pada demo kali ini tuntutan dari para driver kembali soal tarif. Mereka ingin aplikator menyesuaikan tarif seperti pada saat awal ojol beroperasi di Indonesia yakni sejumlah Rp 3.000 per km.
Sedangkan saat ini tarif ojek online rata-rata berkisar dari Rp 1.200 hingga Rp 1.600.

"Tuntutan utama kembalikan tarif seperti dahulu tahun 2015 di angka Rp. 3.000 per km, bukan menaikan pendapatan," ungkap Igun.

Apa Reaksi Kamu?