Begini Cara Memasak Jamur yang Benar, Agar Kandungannya Tidak Hilang
Foto: Pixabay

Begini Cara Memasak Jamur yang Benar, Agar Kandungannya Tidak Hilang

Senin, 22 Mei 2017 | 09:18 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Jamur menjadi makanan yang kaya akan sumber serat dan vitamin yang hebat. Banyak makanan dengan topping jamur, seperti pizza, atau sup. Cara memasaknya pun harus berhati-hati, agar kandungan jamur tidak hilang.

Penelitian baru menunjukkan bahwa metode memasaknya memiliki efek pada nilai gizi keseluruhan jamur. Sebuah studi baru menemukan bahwa microwave dan memanggang jamur adalah metode terbaik untuk menjaga sifat antioksidannya.

Penelitian yang sekarang dipublikasikan secara online di International Journal of Food Sciences and Nutrition telah menemukan bahwa jamur panggang memastikan bahwa jamur mempertahankan nutrisi dengan kadar tertinggi. Sebenarnya, metode memasak ini justru menghasilkan aktivitas antioksidan yang meningkat. Studi tersebut menemukan bahwa jamur yang digoreng dan direbus, meski lezat, menyebabkan hilangnya nilai gizi jamur secara signifikan.

Selain itu, memanggang sedikit minyak, terutama minyak zaitun, membantu meningkatkan nilai gizi jamur sambil menambahkan hanya beberapa kalori.

"Ketika jamur dimasak dengan microwave atau grill, kandungan polifenol dan aktivitas antioksidan meningkat secara signifikan, dan tidak ada kerugian dalam nilai gizi jamur yang dimasak," jelas rekan penulis studi Irene Roncero dalam sebuah pernyataan.

"Makanan yang digoreng dan direbus menghasilkan kerugian yang lebih parah pada senyawa protein dan antioksidan, mungkin karena pencucian zat terlarut di dalam air atau minyak, yang secara signifikan dapat memengaruhi nilai gizi dari hasilnya." katanya.

Untuk penelitian ini, tim melihat tiga varietas jamur yang paling populer: Agaricus bisporus (jamur kancing putih), edin Lentinula (shiitake), Pleurotus ostreatus (jamur tiram) dan Pleurotus eryngii (jamur tiram raja). Jamur ditanam di ruang laboratorium khusus. Jamur mentah dan dimasak itu dibekukan, dikeringkan dan komposisi serta kadar antioksidannya dianalisis.

Menurut penelitian, jamur merupakan sumber serat dan protein yang hebat, dan juga sangat rendah kalori dan lemak. Selain itu, jamur ini juga memiliki vitamin B1, B2, B12, C, D, dan E, serta seng dan selenium. Tanaman mungil tersebut juga dapat membantu melawan kanker, dengan penelitian menunjukkan bahwa jamur kancing putih khususnya, serta empat varietas jamur lainnya, mampu menekan pertumbuhan dan reproduksi sel kanker payudara, menurut laporan SF Gate. Jamur juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan penelitian menunjukkan bahwa memakan jamur dapat membantu waktu pemulihan dari flu, bahkan wabah herpes, SF Gate melaporkan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...