Begini Jawaban Anies Baswedan Soal Dicegah Paspampres Dipiala Presiden

Begini Jawaban Anies Baswedan Soal Dicegah Paspampres Dipiala Presiden Foto:Youtube

WinNetNews.com-  Nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendadak menjadi perbincangan setelah kejadian di Gelora Bung Karno tepatnya Piala Presiden pada Sabtu 17/2/2018. 

Dikutip dari berbagai sumber yang ada, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan komentarnya terkait beredarnya videonyang menunjukkan dirinya ditahan oleh Paspampres saat hendak memberikan ucapan selamat atas kemenangan Persija di Stadion Gelora Bung Karno pada Sabtu lalu. 

"Yang penting Persija menang. Saya di mana, enggak penting. Yang penting Persija menang, saya merasa bangga," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta.

Menurut orang nomor satu di Jakarta tersebut, saat itu dia telah mendatangi para pemain dan memberikan ucapan semangat setelah laga Piala Presiden usai.

"Saya kemudian mendatangi teman-teman di bawah, di lapangan saya ucapkan selamat. Yang penting bagi kita adalah Persija menang, rakyat Jakarta bangga, rakyat Indonesia bangga," lanjut Anies Baswedan. 

Menurut Anies, dirinya tidak mempersoalkan mengenai kejadian yang terjadi dalam video yang beredar. Yang terpenting baginya, tadi malam kualitas permainan Persija jauh di atas rata-rata.

"Karena ketika kita masuk saya bilang begitu, yang penting Jak menang ya Pak. (Pak Jokowi) bilang bagus, mainnya (Persija) memang jauh di atas," jelas Anies Baswedan. 

Seperti yang kita ketahui, beredar luas video yang menampilkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ditahan oleh seorang paspampres saat hendak menuju podium untuk memberikan ucapan selamat atas kemenangan Persija dalam laga Piala Presiden.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh pemilik akun Facebook Ali Ghuraisah hari ini, Minggu 18/2/2018 sekitar pukul 11.30 WIB.  Saat ini, postingan ini sudah dihapus oleh pengunggahnya sendiri. Pemilik akun Facebook, Ali Ghuraisah mengumumkan penghapusan postingan itu di status selanjutnya.

Sementara itu,  Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudi mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan prosedur pengamanan karena Paspampres berpegang pada daftar nama pendamping Presiden yang disiapkan panitia.

"Paspampres hanya mempersilakan nama-nama yang disebutkan oleh pembawa acara untuk turut mendampingi Presiden Joko Widodo," kata Bey. 

 

Sumber:Youtube