Begini Tanggapan Kapolri Soal Pidato Prabowo Mengenai 2030
Sumber : Istimewa

Begini Tanggapan Kapolri Soal Pidato Prabowo Mengenai 2030

Senin, 26 Mar 2018 | 01:44 | Oky

Winnetnews.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian buka suara soal pidato Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang belakangan ramai dibicarakan.

Menurut Tito, prediksi kehancuran Indonesia pada tahun 2030 yang disampaikan Prabowo memang berdasarakan political science. Tapi, belum terlalu akurat.

Meski begitu, prediksi ini bisa dimanfaatkan untuk menyatukan masyarakat dalam memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bapak Prabowo melihatnya berlandaskan tulisan dari dua orang yakni PW Singer dan August Cole. Ini (Ghost Fleet) adalah cerita science fiction. Mereka berdua cukup dikenal reputasinya baik dalam political science, tapi keduanya bukan spesialis untuk Asia Tenggara. Jadi kalau saya melihat kontennya, belum terlalu akurat,” tutur Tito dalam sela kunjungannya di Mapolda Bengkulu, Sabtu (24/3/2018).

Tito mengatakan, sosok Prabowo yang dikenalnya memang menyukai hal-hal berbau akademis. Dalam beberapa kali dialog bersama petinggi Partai Gerindra itu, Tito melihat Prabowo sangat tertarik dengan hal-hal akademis.

Oleh karena itu, Tito juga mengungkapkan bahwa pidato yang disampaikan Prabowo ini bisa menjadi “wake up call” alias panggilan untuk mempersatukan NKRI.

“Pidato Pak Prabowo bisa sebagai wake up call untuk mempersatukan NKRI,” lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Prabowo mengatakan, berdasarkan scenario writing pihak asing, pada tahun 2030 Indonesia tak ada lagi.

“Jadi di luar negeri itu ada scenario writing, yang nulis itu ahli-ahli intelijen strategis. Dibuka dong, baca dong,” tutur Prabowo saat menyampaikan pidato di Hotel Milineum, Jakarta, Kamis (22/3/2018) lalu.

Mengenai prediksi tersebut, Prabowo menuturkan bahwa hal ini merupakan peringatan bagi Pemerintah Indonesia agar tak lagi menganggap enteng berbagai masalah yang kini tengah dihadapi, termasuk kemiskinan, kesenjangan ekonomi, penguasaan sumber daya, hingga masalah lingkungan.

Prabowo menegaskan, hingga kini masih banyak pihak asing yang mencoba mengganggu kedaulatan Indonesia, seperti yang terjadi di masa penjajahan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...