Skip to main content

BEI-OJK Berkoordinasi

BEI-OJK Berkoordinasi
BEI-OJK Berkoordinasi

Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Senin ini, IHSG melemah sebesar 189,576 poin (4,37 persen) ke level 4.146,37. Dibandingkan dengan posisi akhir tahun lalu (30/12/2015) yang di level 5.226,94 poin, maka IHSG mengalami penurunan sekitaar 26,04 persen.

"BEI sedang berkoordinasi dengan OJK terkait penurunan IHSG, membahas langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Direktur BEI Samsul Hidayat di Jakarta.

Ia mengemukakan sejauh ini bursa masih terus melakukan pemantauan pergerakan pasar saham domestik, salah satunya menjalankan protokol manajemen krisis (crisis management protocol/CMP). "Bursa Efek Indonesia memiliki indikator dan tahapan yang dapat dilakukan ketika pasar bergejolak," ungkap dia.

Ia juga mengatakan stimulus peraturan sektor pasar modal OJK yang membolehkan emiten atau perusahaan publik membeli kembali sahamnya (buy back) diharapkan dapat menahan penurunan IHSG BEI lebih dalam.

Sementara itu, Sekertaris Perusahaan Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) Puji Haryadi mengatakan bahwa pihaknya mengkaji melakukan pembelian kembali saham perseroan dalam rangka menahan pelemahan lebih dalam.

"Dengan perseroan melakukan 'buy back' maka saham beredar menjadi minim di pasar, dengan begitu diharapkan volatilitas saham akan menjadi stabil, namun masih dikaji mengenai valuasi harganya," kata dia. (jk)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top