Belajar Tatap Muka Belum Direkomendasikan IDAI, Ini Anjurannya
ilustrasi

Belajar Tatap Muka Belum Direkomendasikan IDAI, Ini Anjurannya

Minggu, 2 Mei 2021 | 15:00 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Sekolah tatap muka hingga kini masih menjadi perdebatan. Tak sedikit juga orang yang merasa aktivitas tersebut sangat berisiko.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pun belum merekomendasikan belajar tatap muka di masa pandemi.

Sayangnya, meski belum disarankan oleh IDAI, belum ada tanda-tanda penundaan pembukaan sekolah sampai informasi ini diluncurkan.

Padahal, terdapat syarat khusus yang perlu dipenuhi bila pemerintah ingin kembali memberlakukan sekolah tatap muka.

Syarat Sekolah Tatap Muka yang Dianjurkan IDAI

image0

Terdapat dua syarat utama untuk membiarkan murid kembali belajar di sekolah, yakni seperti berikut.

  1. Transmisi lokal dengan tanda positivity rate harus kurang dari 5 persen.
  2. Angka kematian sudah menurun.

Hal tersebut cukup sulit diwujudkan karena kasus positif infeksi virus corona belum mereda.

Bila melihat kondisi dunia, kasusnya pun sedang meningkat terutama di India. Varian virus corona yang lebih menular dari India bahkan sudah masuk ke Indonesia.

Ditambah lagi dengan varian COVID-19 asal Inggris yang sudah lebih dulu menyebar. Kedua mutasi itu seharusnya sudah bisa membuat semua pihak lebih berhati-hati mengambil tindakan.

Cakupan vaksinasi coronavirus juga belum mencapai target. Bahkan, masih banyak lansia yang belum mendapatkan suntikan vaksin gratis.

Kalau anak sekolah tatap muka di saat lansia yang serumah dengannya belum divaksinasi, dikhawatirkan tingkat penularan dan kematian lansia akibat COVID-19 dapat meninggi.

Vaksin virus corona untuk anak-anak pun masih dikembangkan. Butuh waktu lama untuk menguji efektivitas vaksin anak beserta distribusinya nanti.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...