Belanja Modal, PLN Dapat Pinjaman Rp 12 Triliun

Belanja Modal, PLN Dapat Pinjaman Rp 12 Triliun

Kamis, 17 Des 2015 | 19:13 | Yudha Raditya

WinNetNews.com - PT PLN (Persero) mendapat pinjaman ‎dengan nilai Rp 12 triliun Direktur Utama PLN, Sofyan Basyir menyatakan, ‎dalam rencana yang telah dibuat oleh perseroan, pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai proyek- proyek yang telah ada dalam cetak biru perusahaan.

"Ini bukan untuk bayar utang. Ini untuk investasi," kata Sofyan, saat menghadiri penandatanganan sindikasi, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (17/12/2015).

Sofyan menyebutkan, peserta sindikasi pinjaman tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). "Ini pinjaman cukup bagus karena menggunakan rupiah. Jadi tidak terkena dampak selisih kurs," ungkap mantan Direktur Utama Bank BRI tersebut.

Sofyan menambahkan, jangka waktu pengembalian pinjaman tersebut 10 tahun, dengan bunga di bawah 10 persen. Hal tersebut sangat meringankan PLN dalam memperoleh pendanaan. "Jadi pinjaman senilai Rp 12 triliun ini untuk investasi karena di bawah 10 persen bunganya," tutup Sofyan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...