Belum Dilantik Sebagai Bupati Sudah Jadi Tersangka

Rusmanto
Minggu, 10 April 2016 16:00 WIB
Oleh Rusmanto pada Minggu, 10 April 2016 16:00 WIB
Image Belum Dilantik Sebagai Bupati Sudah Jadi Tersangka

WinNetNews.com - Menang dalam Pilkada serentak pada Desember lalu belum tentu membuat seseorang menjabat sebagai kepala daerah. Contohnya bupati Rokan Hulu terpilih, Suparman, yang harus membuang mimpinya menjadi orang nomor satu di kabupaten itu.

Mantan Ketua DPRD Riau itu menjadi tersangka kasus dugaan suap Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) 2014 dan 2015 Provinsi Riau. Padahal, Suparman bersama pasangannya Sukiman akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu pada 19 April mendatang.

Tak hanya Suparman, KPK juga menetapkan Ketua DPRD Sumut periode 2009-2014, Johar Firdaus sebagai tersangka kasus dugaan suap Pembahasan RAPBDP 2014 dan 2015 Provinsi Riau.

"KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan JOH (Johar Firdaus) Ketua DPRD Riau 2009-2014 dan SUP (Suparman) Angota DPRD 2009-2014 menjadi tersangka," kata Priharsa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (8/4).

Dikatakan, kasus yang menjerat Suparman dan Johar merupakan pengembangan atas kasus yang telah menjerat mantan Gubernur Riau, Anas Maamun, dan mantan Anggota DPRD Riau, Ahmad Kirjauhari. Seperti halnya Kirjauhari, Suparman dan Johar disangka bersama-sama menerima uang suap sekitar Rp 800 juta hingga Rp 900 juta dalam pembahasan RAPBDP Riau 2014 dan 2015.

Penetapan Suparman dan Johar ini menambah panjang daftar koruptor di Riau. Berdasar data KPK, sejak 2007 hingga saat ini terdapat sekitar 25 orang yang ditetapkan menjadi tersangka.

disadur dari situs beritasatu

Waspadai Bumbu Masakan Ini
PCA dan Solusi UI Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo-Mardani

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.