Skip to main content

Belum Dilantik Sebagai Bupati Sudah Jadi Tersangka

Belum Dilantik Sebagai Bupati Sudah Jadi Tersangka
Belum Dilantik Sebagai Bupati Sudah Jadi Tersangka

WinNetNews.com - Menang dalam Pilkada serentak pada Desember lalu belum tentu membuat seseorang menjabat sebagai kepala daerah. Contohnya bupati Rokan Hulu terpilih, Suparman, yang harus membuang mimpinya menjadi orang nomor satu di kabupaten itu.

Mantan Ketua DPRD Riau itu menjadi tersangka kasus dugaan suap Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) 2014 dan 2015 Provinsi Riau. Padahal, Suparman bersama pasangannya Sukiman akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu pada 19 April mendatang.

Tak hanya Suparman, KPK juga menetapkan Ketua DPRD Sumut periode 2009-2014, Johar Firdaus sebagai tersangka kasus dugaan suap Pembahasan RAPBDP 2014 dan 2015 Provinsi Riau.

"KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan JOH (Johar Firdaus) Ketua DPRD Riau 2009-2014 dan SUP (Suparman) Angota DPRD 2009-2014 menjadi tersangka," kata Priharsa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (8/4).

Dikatakan, kasus yang menjerat Suparman dan Johar merupakan pengembangan atas kasus yang telah menjerat mantan Gubernur Riau, Anas Maamun, dan mantan Anggota DPRD Riau, Ahmad Kirjauhari. Seperti halnya Kirjauhari, Suparman dan Johar disangka bersama-sama menerima uang suap sekitar Rp 800 juta hingga Rp 900 juta dalam pembahasan RAPBDP Riau 2014 dan 2015.

Penetapan Suparman dan Johar ini menambah panjang daftar koruptor di Riau. Berdasar data KPK, sejak 2007 hingga saat ini terdapat sekitar 25 orang yang ditetapkan menjadi tersangka.

disadur dari situs beritasatu

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top