Benarkah Bila Daging Kurban Dibungkus Kresek Hitam Bisa Picu Kanker?

Rusmanto
Rusmanto

Benarkah Bila Daging Kurban Dibungkus Kresek Hitam Bisa Picu Kanker? ilustrasi

Winnetnews.com - Hari Raya Idul Adha cenderung identik dengan dibagi-bagikannya daging kurban di berbagai tempat di Indonesia. Hanya saja, jika dicermati, banyak daging kurban yang dibungkus dengan plastik kresek hitam. Padahal, ada anggapan yang menyebut plastik kresek hitam ini bisa membahayakan kesehatan, termasuk menyebabkan kanker. Apakah anggapan ini memang benar?

Plastik kresek hitam pembungkus daging kurban bisa menyebabkan kanker?

Beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahkan sampai meminta masyarakat untuk tidak lagi memakai plastik kresek hitam sebagai pembungkus daging kurban. Mereka diminta untuk memakai besek yang terbuat dari bambu karena dianggap lebih aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan.

Anggapan tentang plastik kresek hitam bisa menyebabkan datangnya kanker diungkap oleh Muhammad Ghozali, salah seorang peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Dalam penelitian yang dilakukannya, dihasilkan fakta bahwa ada bahan pelentur plastik pada kresek hitam yang bersifat karsinogen atau bisa menyebabkan kanker.

Sayangnya, semua jenis plastik, baik itu yang bening atau yang hitam memiliki bahan pelentur plastik, namun khusus untuk kresek hitam, prosesnya berlangsung lebih lama, yakni sempat hingga lima kali sehingga membuatnya memiliki warna gelap, lebih kasar, dan memiliki bau yang lebih busuk.

Selain itu, di dalam plastik kresek hitam juga terdapat kandungan high density polyethylene (HDPE) yang berbahaya dan tidak boleh langsung bersentuhan dengan makanan karena bisa membuat makanan terpapar langsung kandungan pemicu kanker. Hal ini berarti, plastik kresek hitam memang sebaiknya tidak digunakan sebagai pembungkus daging kurban.

Apa Reaksi Kamu?