Benarkah Kacang Bikin Jerawatan?

Rusmanto

Dipublikasikan 7 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Benarkah Kacang Bikin Jerawatan?
ilustrasi

Winnetnews.com -  Jerawat bisa terjadi pada siapa saja. Kondisi kulit ini disebabkan penyumbatan pori-pori oleh minyak berlebih, infeksi bakteri, dan sel kulit mati. Salah satu faktor yang juga mendukung masalah ini adalah makanan, termasuk kacang yang disebut bikin muka jerawatan.

Benarkah kacang bikin jerawatan?

image0

Sejak dulu, kacang dianggap sebagai musuh kulit karena dapat menimbulkan jerawat. Padahal, mitos tentang jerawat yang sudah beredar sejak lama ini tidak benar adanya.

Penyebab jerawat yang utama adalah penyumbatan pori oleh tiga faktor, yaitu infeksi bakteri, sel kulit mati, dan produksi minyak berlebih. Ketiga faktor tersebut memang dapat dipicu oleh berbagai hal, mulai dari kebiasaan mencuci muka hingga faktor genetik.

Salah satu hal yang paling sering terdengar adalah makanan penyebab jerawat. Sebagai contoh, makanan yang tinggi gula memang dapat memperburuk kondisi jerawat karena dapat memproduksi minyak lebih banyak.

Alhasil, jerawat baru pun tumbuh. Lantas, apakah kacang juga bikin kulit jerawatan?

Sebenarnya, alasan utama mengapa kacang disebut dapat menyebabkan jerawat adalah aktivitas sistem pencernaan setelah mengonsumsi makanan ini. Kandungan lemak dan protein yang tinggi pada kacang membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit saat mengolahnya.

Bila proses pencernaan lambat, sistem kekebalan tubuh mungkin mulai memproduksi antibodi untuk mengatasi masalah ini. Sayangnya, antibodi tersebut ternyata juga mengiritasi kelenjar sebaceous yang merangsang produksi minyak berlebih.

Bila sebum terlalu banyak, pori-pori akan tersumbat dan menimbulkan komedo dan jerawat. Hal ini yang membuat sebagian orang percaya bahwa kacang bikin kulit jerawatan.

Walaupun demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut apakah kacang menyebabkan jerawat atau tidak.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...