Benarkah Pakai Masker Bisa Picu Kanker?
ilustrasi

Benarkah Pakai Masker Bisa Picu Kanker?

Senin, 19 Jul 2021 | 11:00 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Pakai masker selama masa pandemi wajib dilakukan guna mencegah penularan virus corona. Sayangnya, ada saja oknum tidak bertanggung jawab yang tega menyebarkan beragam hoaks dalam kondisi seperti ini.

Salah satu kabar yang beredar adalah penggunaan masker bisa menyebabkan kanker. Pemakaian masker diklaim bisa memicu kekurangan oksigen hingga timbul sel kanker di dalam tubuh.

Bagaimana faktanya? Mari ketahui lebih lanjut.

Pemakaian Masker Jangka Panjang Picu Kanker?

image0

Mengutip laman Reuters UK, muncul pernyataan pakai masker selama setahun berpotensi lebih besar menyebabkan kanker. Dikatakan, masker bisa menghambat jalur oksigen, sehingga pengguna sulit bernapas.

Terdapat unggahan yang menyatakan bahwa pemicu kanker adalah kekurangan oksigen. Hal ini menciptakan kondisi asam di dalam tubuh. Sel kanker dianggap tidak bisa bertahan bila kadar oksigen tinggi.

Lalu, unggahan tersebut juga mengatakan semua bentuk kanker memiliki dua kondisi dasar yaitu asidosis dan hipoksia (kurang oksigen). Kondisi kekurangan oksigen inilah yang dikaitkan dengan pemakaian masker.

Lantas, apakah benar penggunaan masker bisa memicu kanker?

Para peneliti menyebutkan, ukuran molekul oksigen dan karbon dioksida kecil. Jadi, masker tidak mengurangi jumlah oksigen yang masuk atau meningkatkan jumlah karbon dioksida di tubuh.

Para peneliti juga menambahkan, masker bedah atau masker kain tidak terbukti memicu kekurangan oksigen, karbon dioksida menumpuk, dan konsekuensi kesehatan lainnya.

Hal ini pun dibenarkan oleh dr. Dyah Novita Anggraini. Ia menegaskan, klaim pakai masker bisa memicu kanker adalah mitos dan hoax.

“Hypoxia bukan karena pakai masker. Masker dibuat untuk orang tetap bernapas, tapi bisa menyaring udara dan debu dari luar ke dalam, sehingga tidak terhirup,” jelas dr. Dyah Novita.

“Sedangkan, asidosis adalah gangguan di tubuh karena kadar asam tinggi (pH turun). Jadi, tidak ada hubungannya dengan pemakaian masker,” lanjutnya.

American Lung Association dan University of Maryland Medical System di Amerika Serikat juga menyangkal anggapan memakai masker bisa menurunkan asupan oksigen pada manusia.

Justru sebaliknya, pemakaian masker sangat penting guna menyaring partikel kecil, seperti debu, bakteri, dan virus penyebab penyakit.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kanker berasal dari transformasi sel normal menjadi sel tumor. Penyakit ini terjadi akibat berbagai faktor dan tidak ada hubungannya dengan penggunaan masker.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...