Benarkah PPKM Level 3 Tidak Diperlukan Saat Nataru?

Rusmanto

Dipublikasikan 9 hari yang lalu • Bacaan 1 Menit

Benarkah PPKM Level 3 Tidak Diperlukan Saat Nataru?
ilustrasi

Winnetnews.com -  Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban tak setuju jika PPKM level 3 kurang diperlukan di tengah tren kasus COVID-19 menurun. Ia meminta Indonesia belajar pada apa yang terjadi di negara-negara lain saat ini.

Seperti diketahui, beberapa dari negara yang mencatat cakupan vaksinasi COVID-19 tinggi, kini kembali mengalami lonjakan kasus. Amerika per Rabu (24/11/2021) misalnya, mencatat 86 ribu kasus baru, disusul Jerman 54 ribu kasus, dan Inggris mencatat lebih dari 42 ribu infeksi COVID-19 dalam sehari.

"Saya tidak setuju jika peningkatan PPKM tidak diperlukan. Apalagi atas alasan herd immunity yang sudah terbentuk. Lihat Singapura, Amerika, dan Inggris," beber Prof Zubairi dalam akun Twitternya.

"Mereka sudah capai herd immunity? Secara teoritis sudah. Tapi nyatanya jumlah kasus baru mereka itu masih tinggi banget," sambung dia.

Karenanya, PPKM level 3 dinilai Prof Zubairi sebagai langkah yang tepat untuk menghindari perburukan situasi COVID-19 seperti masa krisis Juli lalu, meski positivity rate Indonesia kini tercatat rendah.

"Jangan sampai kita masuk krisis lagi. Mari kita bersimpati kepada orang-orang yang sekarat karena COVID-19 bahkan meninggal ketika itu, atau saat ini," lanjut dia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pakar IDI Sentil Anggapan PPKM Level 3 Tak Diperlukan: Lihat Singapura"


 

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...