Benarkah Ruang Gelap Meningkatkan Kualitas Tidur? Begini Penjelasannya
Ilustrasi: Well+Good

Benarkah Ruang Gelap Meningkatkan Kualitas Tidur? Begini Penjelasannya

Sabtu, 28 Sep 2019 | 09:58 | Amalia Purnama Sari
Winnetnews.com - Beberapa orang di dunia ini mengaku akan lebih lelap tertidur dalam keadaan lampu mati. Ada juga orang yang lebih suka tidur dengan lampu mati namun dengan kondisi televisi menyala. Hal tersebut merupakan lumrah terjadi dan merupakan preferensi individu. Namun taukah kamu bahwa sebenarnya tidur dalam kegelapan membuat tidur menjadi lebih berkualitas?

Hal ini disebabkan karena ketiadaan cahaya dapat memicu munculnya hormon melatonin yang berfungsi untuk mengirim sinyal kepada tubuh agar segera istirahat. Sebaliknya, hormon ini akan melambat jika seseorang tidur dengan intensistas cahaya yang konstan. Rendahnya produksi hormon melatonin menyebabkan ditundanya persiapan fisipologis tubuh untuk tidur seperti otot rileks, rasa kantuk, dan suhu tubuh menurun.

Jika kamu mengalami kesulitan tidur, coba perhatikan kondisi cahaya ruangan. Jika kamu memiliki jendela kamar, pastikan tirainya terututup dengan baik sehingga tidak ada cahaya yang berhasil lolos masuk kamar.

Solusi buat kamu yang takut gelap

Beberapa orang mengaku kesulitan tidur dalam gelap karena memiliki fobia atau ketakutan terhadap gelap. Jika kamu memepunyai kesulitan seperti ini, kamu bisa menggunakan lampu tidur. Namun kamu harus ingat jika lampu tidurmu harus berwarna merah. Warna merah pada lampu tidur dipercaya memiliki gelombang panjang yang terbukti lebih aman untuk tidur.

Tidak hanya lampu tidur, alternatif lain yang dapat kamu pilih adalah dengan menggunakan masker penutup mata. Pilihlah masker yang sesuai dengan kenyamanan tidurmu.

Cara lain yang bisa kamu coba adalah dengan meredupkan ruang tidur mulai dari satu jam sebelum tidur. Kamu juga harus ingat untuk mematikan laptop dan tv serta jauhi segala benda yang berpotensi untuk menghasilkan cahaya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...