Benarkah Terlalu Sayang Kepada Anak Bisa Merusak Pernikahan?
Ilustrasi: Marit Mand

Benarkah Terlalu Sayang Kepada Anak Bisa Merusak Pernikahan?

Minggu, 29 Des 2019 | 09:50 | Amalia Purnama Sari
Winnetnews.com - Setiap orang yang sudah menikah pasti mendamba hubungan pernikahan yang langgeng dan bahagia. Ketika suami dan istri bisa saling menyayangi dan menghargai, maka hubungan rumah tangga pun akan semakin terasa bahagia.

Seiring berjalannya waktu, kasih saying bisa saja turun. Apalagi jika di dalam pernikahan muncul sosok buah hati. Tidak sedikit orang yang cenderung lebih saying ke anak daripada pasangan.

Namun tahukah kamu jika memberi rasa sayang terlalu menggebu kepada anak ternyata dapat merusak pernikahan?

Cinta dan kasih sayang untuk anak adalah sesuatu yang pasti dimiliki oleh para orang tua. Namun kamu harus ingat bahwa rasa sayang ini jangan sampai membuatmu lupa bahwa ada sosok pasangan yang juga harus mendapatkan porsi kasih sayang.

image0
Ilustrasi: Tova Photography

Dilansir dari Parents.com, kasih sayang berlebihan kepada anak daripada basangan bisa merusak pernikahan, dalam keluarga, sudah menjadi kewjiban kita untuk bisa sayang kepada seluruh anggota keluarga, tanpa terkecuali.

Saat jabang bayi hadir, kebanyakan dari kita akan langsung fokus kepada si kecil dan langsung melupakan pasangan. Kehadiran bayi tidak jarang membuat seseorang tidak fokus pada hal-hal lain. Inilah yang kadang memicu rasa cemburu dari pasangan.

Jika pasangan sudah merasa kehilangan kasih sayang, ini bisa saja memicu masalah baru dalam pernikaham. Alhasil, pernikahan tidak akan lagi terasa menyenangkan dan nyaman.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...