Beneran Nih? Emosi Manusia Bisa Menular Pada Anjing?
Foto: Pexels

Beneran Nih? Emosi Manusia Bisa Menular Pada Anjing?

Selasa, 2 Mei 2017 | 10:22 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Anjing cenderung menanggapi emosi manusia dengan memahami kapan pemiliknya sedih atau bahagia. Bahkan bisa jadi anjing tersebut akan mengikuti tingkah laku pemiliknya.

Kini, periset di Universitas Wina di Austria menyarankan anjing tidak hanya mengerti, tapi juga "menangkap" emosi manusia dan emosi anjing. Ini dikenal sebagai "penularan emosional."

Penelitian sebelumnya telah menyatakan bahwa anjing benar-benar ahli dalam memetik apa yang dirasakan manusia hanya dengan melihat ekspresi wajah seseorang. Sebuah studi tahun 2016 di Biology Letters menemukan bahwa anjing memiliki kemampuan untuk menggabungkan masukan visual dan orator untuk memahami dan membedakan emosi manusia dari emosi anjing. Misalnya, ketika anjing mendengar suara positif, mereka akan terlihat lebih lama menghadapi wajah positif, baik manusia maupun anjing. Suara negatif mendorong mereka untuk melihat wajah negatif dan marah lebih lama.

Anjing memiliki kemampuan untuk menggabungkan dua sumber informasi sensoris yang berbeda dan merasakan emosi pada manusia dan anjing.

Studi baru yang diterbitkan dalam Animal Contagion, berusaha untuk mengeksplorasi apakah anjing menunjukkan perubahan perilaku sebagai respons terhadap suara emosional pada manusia dan anjing.

Sebanyak 53 anjing (yaitu anjing husky, golden retriever, terrier airedale dan lain-lain) direkrut untuk mendengarkan rekaman suara positif dan negatif dari anjing (yaitu, gonggongan lucu, rengekan sedih), manusia (yaitu, tertawa, menangis) dan suara netral (yaitu, hujan, suara jangkrik) saat para peneliti memeriksa tingkah lakunya. Dua sesi dilakukan dengan empat percobaan masing-masing dengan setiap sesi memiliki empat suara akustik yang berbeda yang diputar di latar belakang.

Para peneliti membuat beberapa pengamatan setelah dua sesi. Pertama, anjing bereaksi berbeda terhadap suara emosional daripada yang mereka lakukan pada orang netral dengan mendekati pembicara di ruangan atau melihat pemiliknya saat suara itu senang atau sedih. Apalagi anjing bisa membedakan antara suara sedih dan bahagia. Terakhir, anjing berperilaku cara yang sama dengan suara emosi entah itu dari manusia atau sesama anjing.

Mereka menulis bahwa penelitian "selanjutnya menunjukkan bahwa anjing mengenali berbagai valensi dari suara emosional, yang merupakan temuan yang menjanjikan untuk studi masa depan tentang empati untuk keadaan emosional positif pada anjing." seperti dikutip dari Medicaldaily .

Temuan ini menunjukkan bahwa anjing rentan terhadap penularan emosional. Hal ini meningkatkan kemampuan mereka untuk memahami pemiliknya saat mereka bahagia atau sedih.

Studi serupa di Applied Animal Behavior menunjukkan bahwa anjing memiliki empati, dan menyesuaikan perilaku mereka berdasarkan perilaku pemiliknya.

Kecerdasan emosional anjing bisa menguntungkan, dan memberi bukti bahwa cinta mereka benar-benar tidak bersyarat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...