Bentrok Polisi dengan Satpol PP, Wali Kota Makassar sampaikan belasungkawa

Bentrok Polisi dengan Satpol PP, Wali Kota Makassar sampaikan belasungkawa

Minggu, 7 Agt 2016 | 19:50 | Rike
WinNetNews.com-Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sampaikan rasa prihatin dan bela sungkawanya atas terdapatnya korban akibat insiden perkelahian antara Satuan Polisi Pamong Praja Makassar dengan anggota Sabhara Polrestabes Makassar.

"Saya atas nama pemerintah kota mengucapkan bela sungkawa sebesar-besarnya atas jatuhnya korban atas kejadian ini," kata Danny usai meninjau kantor Balaikota, Minggu (7/8/2016). Korban meninggal diketahui anggota Sabhara Polda Sulsel Bripda Michael Abraham Rieuwpassa. Ia tewas ketika anggota Sabhara Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel melakukan penyerangan di Kantor Balai Kota Makassar. Korban Michael tewas dengan dua tusukan dibagian pinggang kiri belakang yang diduga tusukan sangkur dari anggota Satpol PP Makassar. Korban ditikam sewaktu anggota Sabhara Polda dan Polrestabes Makassar masuk ke kantor Balaikota Makassar mencari anggota Satpol PP yang memicu terjadinya bentrokan. Buntut dari penyerangan kantor Balaikota Makassar pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.10 Wita itu usai adanya insiden salah paham di anjungan Pantai Losari Makassar pada Sabtu (6/8) sekitar pukul 19.40 Wita.

Dalam insiden itu, anggota Satpol PP Hadryanto berselisih paham dengan dua anggota Polrestabes Makassar Bripda Asmat dan Bripda Hendrik yang berujung perkelahian. Tapi setelah insiden itu, puluhan anggota Satpol PP yang bertugas di anjungan lalu ditarik dari lokasi untuk menghindari bentrokan. Tapi, bentrokan terjadi saat dini hari setelah Polisi memasuki kantor balaikota. Selain Michael, anggota Satpol PP Kota Makassar terkena tikaman dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

Situasi sudah berangsur aman dan terkendali pada Minggu pagi. Di Sabtu malam hingga Minggu dini hari situasi di tengah Kota Makassar kacau karena bentrokan di kedua instansi itu. Kedua belah pihak kejar-kejaran di sepanjang Anjungan Pantai Losari. Polisi puluhan kali melepaskan tembakan. Danny Pomanto mengatakan sangat prihatin atas kejadian ini dan sangat merasa berduka atas insiden tersebut. Dia mengakui, dengan kejadian ini pihak pemerintah kota dan TNI, Polri sepakat menjaga kota Makassar supaya tetap aman dan terkendali. "Insya Allah seluruh jajaran pemerintah kota dan TNI Polri betul-betul punya semangat yang satu akan menjaga kota dan terus berkoordinasi agar kota Makassar tetap aman."

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...