Image Berapakah Harga Eceran Garam Import Setelah di Indonesia?
ilustrasi
Ekonomi dan Bisnis  

Berapakah Harga Eceran Garam Import Setelah di Indonesia?

Minggu, 13 Agustus 2017 22:15 WIB

WinNetNews.com - PT Garam (Persero) ditugasi pemerintah mengimpor garam untuk kebutuhan konsumsi dari Australia sebanyak 75.000 ton. Saat ini, sudah 52.500 ton garam yang masuk yakni lewat Pelabuhan Ciwandan Banten, dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sekretaris Perusahaan PT Garam, Hartono, mengungkapkan garam tersebut tak langsung didistribusikan ke pasar-pasar, namun disalurkan lewat Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk kemudian diolah menjadi garam siap konsumsi.

"Targetnya garam ini sampai ke konsumen end user Rp 4.500-5.000/kg. Ini kan bentuknya masih bahan baku garam, nanti diolah lagi oleh IKM untuk dihaluskan dan diberi yodium. Harga jual ke IKM ada tim (pemerintah) yang menentukan," jelas Hartono, Minggu (13/8/2017).

Diungkapkannya, meski sudah masuk sejak 10 Agustus lalu, garam impor peruntukkan konsumsi tersebut masih tersimpan di gudang. Komoditas bumbu dapur itu baru akan dikeluarkan setelah mendapat verifikasi dari Kementerian Perindustrian.

"Sementara masih di gudang-gudang kita untuk diverifikasi. Baru kemudian kami distribusikan ke IKM-IKM. Selain itu juga ini mau masuk panen di petani garam, ini kan sifatnya untuk stimulus saja biar garam bisa turun," ujar Hartono.

Menurut dia, garam impor pengapalan terakhir dari Australia akan datang pada 21 Agustus mendatang sebanyak 22.500 ton lewat Pelabuhan Belawan di Medan. Sebelumnya, garam impor pertama kali masuk sebanyak 25.000 ton melalui Pelabuhan Ciwandan, Banten, serta 27.500 ton masuk lewat Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Sabtu lalu (12/8/2017).

Mantan Anggota ISIS Diduga Telah Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta
Sesi I: IHSG Ditutup Turun 20 Poin ke Level 6.642

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun