Berawal dari Petugas Kebersihan, Kini Abubakar Jadi Pilot

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Berawal dari Petugas Kebersihan, Kini Abubakar Jadi Pilot Sumber: Elitereaders

Winnetnews.com - Perjuangan yang dilakukan oleh Mohammed Abubakar, mampu menginspirasi orang-orang untuk menggapai mimpi mereka. Pria asal Nigeria ini telah melalui perjalan panjang untuk dapat menjadi pilot bagi sebuah maskapai penerbangan komersial.

Delapan tahun yang lalu saat baru lulus dari sekolah menengah, Abubakar pun memutuskan untuk mendaftar kerja di sebuah penerbangan Kabo Air di Kaduna, sebagai petugas kebersihan.

Pria ini melakukan pekerjaan tersebut setelah terlambat mendaftar ke sekolah penerbangan. Gaji pertama yang diterimanya pada 1994 yakni sebesar 200 Naira atau Rp7.600 per hari.

Pekerjaannya yang harus selalu membersihkan pesawat, membuatnya dapat mengeksplor ruang kokpit dan menghapal apa saja yang ada di sana.

Bekerja membersihkan ruang kokpit dapat membuat dirinya merasa senang. Abubakar mengaku, kalau hal tersebut membuatnya merasa sangat dekat dengan mimpinya sebagai pilot.

Dilansir dari Elitereaders, karier Abubakar pun mulai meningkat. Setelah menjadi petugas kebersihan, ia pun diangkat menjadi kru kabin Kabo Air sebagai pramugara. Gajinya pun bertambah mnejadi 17.000 Niara atau setar dengan Rp660 ribu per bulan.

Mimpinya sebagai pilot masih tetap sama. Akhirnya, dia pun mengikuti pelatihan tentang pelayanan dan keahlian. Gajinya juga bertambah menjadi Rp6,5 juta.

Menggunakan hasil bulanan yang didapatnya, Abubakar pun mencoba untuk daftar ke kelas penerbangan lagi. Saat mendaftar ke sekolah pilot swasta, dia didukung secara penuh oleh kru Aero Constractor dan Kabo Air untuk dapat mewujudkan mimpinya itu.

“Saya telah melewati badai itu hingga sampai ke titik ini,” ujar Abubakar.

Pada tahun 2018, akhirnya Abubakar bisa memperoleh lisensi sebagai pilot komersial di Kanada. Hingga saat ini, ia pun menjadi pilot di maskapai Azman Air dan berpotensi untuk diangkat menjadi kapten.

Apa Reaksi Kamu?