Berbagai Mitos Tentang Keramas yang Sering Beredar di Masyarakat

Rusmanto
Rusmanto

Berbagai Mitos Tentang Keramas yang Sering Beredar di Masyarakat ilustrasi
Winnetnews.com -  Semua orang ingin memiliki rambut sehat dan indah. Sayangnya, masih banyak orang yang cara merawat rambutnya ternyata keliru karena terus percaya dengan berbagai mitos seputar keramas.

Berbagai mitos tentang keramas yang ternyata salah besar

Memiliki rambut sehat tidak hanya jadi impian. Anda bisa memilikinya jika Anda merawat rambut dengan benar dan tekun. Anda perlu rutin membersihkannya dengan produk perawatan rambut yang tepat, dan mengurangi berbagai aktivitas yang merusak rambut, seperti mewarnai rambut.

Bukan hanya itu, Anda juga perlu meninggalkan mitos seputar perawatan rambut yang tidak jelas buktinya. Mitos ini bisa menimbulkan kesalahpahaman dan berisiko merusak kesehatan rambut.

Berikut beberapa mitos seputar keramas dan penggunaan sampo yang tidak perlu Anda percaya lagi.

1. Mitos: sering keramas bikin rambut panjang

Sebagian besar orang percaya kalau keramas sering-sering membuat rambut cepat panjang. Namun kenyataannya, dua hal ini tidak berhubungan. Memanjangkan rambut dengan sering keramas hanyalah mitos belaka.

Merangkum WebMD, rambut memiliki fase pertumbuhannya sendiri. Rambut akan tumbuh sendiri, umumnya 15 cm per tahun atau 0,44 mm per hari. Namun, setiap orang memiliki laju pertumbuhan rambut yang berbeda-beda.

Hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan sering keramas dapat mempercepat pertumbuhan rambut. Faktanya, tujuan keramas bukan untuk memanjangkan rambut, melainkan membersihkan rambut dari kotoran.

Apa Reaksi Kamu?