Berbagai Pilihan Obat untuk Sakit Gigi Berlubang
ilustrasi

Berbagai Pilihan Obat untuk Sakit Gigi Berlubang

Selasa, 19 Mei 2020 | 04:15 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Sakit gigi bisa Anda rasakan apabila sudah berlubang. Apabila nyerinya tidak tertahankan, menggosok gigi saja mungkin tidak cukup. Berikut beberapa pilihan obat untuk mengatasi sakit gigi berlubang yang diklaim manjur untuk Anda.

Pilihan obat sakit gigi berlubang yang mudah didapat

Dikutip dari Mayo Clinic, gigi berlubang yang tidak diobati dapat semakin parah. Lubang akan menjadi lebih besar dan proses pembusukannya memengaruhi setiap lapisan gigi sampai ke akar.

Hal ini tentu membuat gigi yang berlubang semakin sakit. Meski begitu, mengobati sakit akibat gigi berlubang tidak bisa langsung di dokter gigi. Dokter justru akan menyarankan Anda untuk kembali lagi di lain waktu saat nyerinya sudah agak mereda.

Nah sementara menunggu jadwal berobat selanjutnya, berikut pilihan obat di apotek yang bisa Anda gunakan untuk meringankan sakit pada gigi berlubang:

1. Paracetamol

Paracetamol adalah obat yang menghambat produksi prostagladin di otak sehingga menghentikan rasa sakit. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, kaplet, tablet larut, supositoria, kapsul, sirup, atau suntikan.

Obat ini aman dikonsumsi untuk mengatasi sakit gigi karena berlubang pada semua kalangan, dari anak-anak sampai ibu hamil dan menyusui.

Dosis obat paracetamol untuk mengobati sakit gigi yang berlubang:

  • Orang dewasa: 1000 mg tiap 6-8 jam atau 2 tablet 500 mg diminum tiap 4-6 jam.
  • Anak usia 12 atau lebih: 325-650 mg tiap 4-6 jam atau 1000 mg 3-4 kali sehari. Dosis maksimal harian: 4000 mg/hari
  • Anak berusia lebih dari 6 bulan hingga 12 tahun: 10-15 mg/kg/ dosis tiap 4-6 jam saat diperlukan dan jangan melebihi 5 dosis dalam 24 jam. Total dosis maksimal harian: 75 mg/kg/hari tidak melebihi 3750 mg/hari.

Sebelum minum obat sakit gigi ini, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap acetaminophen atau paracetamol. Jangan minum obat ini jika Anda memiliki masalah serius pada hati dan ginjal.

Segera hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter apabila Anda mengalami efek samping serius, seperti reaksi alergi obat, sakit perut yang tidak biasa, urin berwarna gelap, feses berwarna pucat, merasa tidak enak badan (lemah/lesu/sangat tidak bertenaga), dan kulit serta mata yang menguning.

2. Ibuprofen

Ibuprofen merupakan obat pereda nyeri golongan NSAID. Cara kerjanya mirip obat paracetamol, yaitu menghentikan produksi prostaglandin yang memicu rasa sakit serta peradangan akibat gigi berlubang.

Dosis obat ibuprofen untuk mengatasi sakit akibat gigi berlubang adalah:

  • Orang dewasa dan remaja: 200- 400 mg setiap 4 hingga 6 jam, tergantung dengan kebutuhan dan rasa sakit yang dirasakan. Batas dosis yang paling tinggi adalah 3200 mg/hari (jika mendapatkannya dari resep).
  • Anak di atas 6 bulan:  dosisnya disesuaikan dengan berat badan. Dosis ini biasanya ditentukan oleh dokter, tetapi biasanya 10 mg/kg setiap 6-8 jam sekali atau 40 mg/kg per hari. Pemberian ibuprofen pada anak-anak sebaiknya di bawah pengawasan dokter.

Obat ini bisa menimbulkan efek samping ringan yang meliputi mual, muntah, perut kembung, gugup, sakit kepala, telinga berdenging, gangguan pencernaan seperti sembelit atau diare. Kebanyakan masalah ini dapat mereda sendiri.

Namun, waspadai efek samping parah seperti nyeri dada, sesak napas, feses berwarna hitam/berdarah, urin berwana gelap, serta kulit dan mata menguning. Jika Anda mengalami hal tersebut, segera hentikan pemakaian obat dan hubungi dokter.

Apabila rasa sakit sudah menghilang, sebaiknya berhenti menggunakan obat ini. Pasalnya, ibuprofen tidak boleh dikonsumsi dalam jangka panjang.

Hindari juga minum ibuprofen saat perut kosong karena akan melukai lambung. Anda bisa minum obat ini dengan segelas susu untuk mengurangi efek sampingnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...