Berbagai Tips Atasi Trauma Usai Bercerai
ilustrasi

Berbagai Tips Atasi Trauma Usai Bercerai

Sabtu, 15 Feb 2020 | 05:58 | Rusmanto
Winnetnews.com - Perceraian kadang bisa menyebabkan seseorang trauma untuk memulai hubungan baru. Trauma ini wajar terjadi. Pasalnya, perpisahan bukannya mustahil membentuk luka yang mendalam dalam diri dan sulit untuk “disembuhkan” sendiri. Namun, tidak perlu khawatir. Berikut adalah beberapa cara mengatasi trauma bercerai, agar Anda tidak perlu lagi ragu memulai hubungan baru.

Cara dasar untuk mengatasi trauma setelah bercerai

Mengatasi trauma pasca perceraian membuat Anda berani membuka hubungan baru setelah sebelumnya sempat gagal. Dengan mengatasi trauma, Anda pun dapat belajar banyak dari kegagalan masa lampau dan menjadikannya kesempatan untuk berkembang lebih baik lagi. 

Berikut ini adalah cara mengatasi trauma setelah bercerai.

1. Mengakui bahwa bercerai membuat trauma

Pertama, Anda bisa mengakui pada diri sendiri, bahwa perceraian merupakan hal traumatis yang pernah Anda alami. 

Dengan mengakui ini setidaknya Anda masuk ke tahap penerimaan diri. Penerimaan diri yang baik dapat membuka pintu pikiran dan perasaan Anda untuk bisa ikhlas dan melanjutkan kehidupan ke depannya. 

2. Silakan bersedih

Mengalami rasa kecewa, dikhianati, atau patah hati bisa membuat seseorang selalu ingin menangis. Tidak perlu malu untuk menangis. Pasalnya, menangis adalah sebuah ekspresi perasaan Anda atas kekecewaan apa yang Anda pernah alami . 

Dengan mengekspresikan perasaan Anda yang sedang bersedih setidaknya itu bisa membuat hati lega dan Anda bisa mengambil langkah selanjutnya untuk mengatasi trauma setelah bercerai. 

3. Pergi ke psikolog

Untuk mengatasi trauma setelah bercerai selanjutnya, Anda bisa konsultasi ke psikolog. Seseorang seharusnya tidak pernah berduka sendirian. Anda bisa menceritakan kisah trauma Anda dan menyelesaikan masalah tersebut dengan psikolog.

Nantinya psikolog akan mendengar dan membantu mencari cara, misalnya terapi, agar trauma Anda bisa sembuh dan tidak semakin parah. 

4. Bergabung ke support group

Selama mengalami masa-masa stres sehabis bercerai ini, Anda butuh bantuan dari orang-orang yang setidaknya punya pengalaman sama dengan Anda.

Dukungan dari kelompok atau circle yang tepat dapat menenangkan sembari menyadarkan Anda bahwa Anda tidak sendirian mengalami perceraian.

Saat berkunjung ke psikolog, minta saran dan rekomendasi organisasi atau kelompok pendukung mana yang bisa Anda coba masuki untuk mencari tempat rasa tenang sementara.

Ini bisa menjadi cara mengatasi trauma setelah bercerai dan membantu Anda melewati hari-hari yang berat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...