Berbagai Upaya untuk Pencegahan Pneumonia
ilustrasi

Berbagai Upaya untuk Pencegahan Pneumonia

Selasa, 26 Mei 2020 | 15:41 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Pneumonia adalah bentuk infeksi pernapasan akut yang menyerang paru-paru. Penyakit yang menyebabkan peradangan paru-paru ini dapat Anda hindari dengan melakukan langkah-langkah pencegahan, mulai dari menjalani pola hidup sehat sampai vaksinasi. Simak ulasan lengkap pencegahan pneumonia berikut ini. 

Apa saja upaya pencegahan pneumonia?

Pneumonia merupakan kondisi yang dapat dicegah. Pengobatan untuk mengatasi pneumonia juga memiliki tingkat keberhasilan tinggi. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah pneumonia, antara lain:

1. Vaksinasi

Pencegahan pneumonia yang paling utama adalah vaksinasi. Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pemerintah berusaha menyediakan beberapa jenis vaksin yang dapat mencegah pneumonia tergantung penyebabnya, yaitu: 

Vaksin campak

Penyakit campak bisa memiliki komplikasi berupa pneumonia. Itu sebabnya, mendapatkan vaksin campak merupakan salah satu upaya pencegahan pneumonia yang dapat Anda lakukan.

Penyakit campak dapat dicegah dengan pemberian vaksin MMR (measles, mumps, dan rubella). 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, CDC, merekomendasikan anak-anak diberi dua dosis vaksin MMR, dimulai dengan dosis pertama pada usia 12 hingga 15 bulan dan dosis kedua pada usia 4 hingga 6 tahun. Remaja dan orang dewasa juga harus memperbarui vaksinasi mereka.  

Vaksin Haemophilus influenza tipe b (Hib)

Vaksin ini dapat membantu mencegah Haemophilus influenza tipe b atau penyakit Hib. Vaksin ini tidak memberikan perlindungan terhadap jenis penyakit Haemophilus influenzae lainnya. 

Vaksin Hib direkomendasikan untuk:

  • Semua anak berusia di bawah 5 tahun
  • Anak-anak dan orang dewasa yang belum menerima vaksin, serta mengalami kondisi medis tertentu
  • Orang yang menerima transplantasi sumsum tulang

Vaksin Pneumococcus Conjugates Vaccine (PCV)

Pneumococcus Conjugates Vaccine (PCV) merupakan langkah pencegahan penyakit pneumokokus, yaitu penyakit yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus, termasuk pneumonia. Bakteri itu merupakan penyebab paling umum terjadinya pneumonia. 

Vaksin PCV direkomendasikan untuk:

  • Anak-anak berusia di bawah 2 tahun
  • Anak-anak di atas dua tahun atau lebih yang memiliki kondisi kesehatan tertentu

Sebagai tambahan, orang dewasa yang berusia 65 tahun atau lebih bisa mendiskusikan dan menentukan bersama dokter, untuk mendapatkan vaksin ini. 

Vaksin influenza

Langkah paling penting dalam upaya pencegahan influenza yang dapat menyebabkan pneumonia adalah melakukan imunisasi influenza. Vaksin tersebut diperuntukan untuk semua orang yang berusia di atas enam bulan. Vaksin influenza juga direkomendasikan untuk wanita hamil dan orang dengan kondisi kesehatan kronis. 

Vaksin lainnya

Ada beberapa vaksin lain yang dapat mencegah infeksi bakteri dan virus yang dapat menyebabkan pneumonia. Vaksin yang dapat menjadi langkah pencegahan pneumonia itu termasuk vaksin DPT (vaksin kombinasi untuk mencegah difteri, pertusis (batuk rejan), dan tetanus) dan vaksin cacar air (Varicella).

Sementara itu, vaksin DPT direkomendasikan untuk semua bayi, anak-anak, remaja, hingga wanita hamil. Orang dewasa yang belum pernah divaksin juga disarankan untuk melakukan vaksinasi tersebut. 

2. Cuci tangan

Cucilah tangan secara teratur, terutama setelah membuang lendir (ingus) di hidung Anda, pergi ke kamar mandi, mengganti popok, serta sebelum dan saat mempersiapkan makanan. Jika Anda berada di lingkungan yang tidak ada air, Anda boleh menggunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol untuk membersihkan tangan Anda. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...