Berburu Saham Murah !!

Berburu Saham Murah !!

Rabu, 24 Feb 2016 | 09:47 | Cincin Suryanto

Winnetnews.com - Dalam seminggu terakhir kondisi IHSG sangat cepat berubah, jika hari Rabu lalu hampir semua analis optimis bahwa IHSG hanya tinggal menunggu waktu saja untuk menembus level 4.800, hari Rabu ini mayoritas analis justru ‘optimis’ IHSG akan menyentuh level 4.600. Perubahan strategi tiba-tiba investor asing yang menjadi motor penurunan ini, namun apa alasan perubahan strategi asing tersebut masih menjadi pertanyaan. Media mengaitkan penurunan tersebut dengan wacana pembatasan NIM perbankan, namun jika kita amati tidak semua saham perbankan jadi sasaran jual asing dan bukan hanya sector perbankan yang turun melainkan hampir semua sector, bahkan sector-sector yang secara logika seharusnya diuntungkan dengan kebijakan penurunan suku bunga perbankan pun ikut turun dan jadi sasaran aksi jual asing.

Jika alasan turunnya IHSG adalah aksi jual investor asing yang terus berlangsung dalam 4 hari terakhir, maka seharusnya analisa Foreign Flow akan dapat sangat membantu untuk memprediksi kapan IHSG akan kembali rebound, dan kapan waktu yang tepat untuk berburu saham-saham murah.

image0

Dalam grafik di atas kita bisa melihat penurunan IHSG dalam 4 hari terakhir memang terus disertai dengan keluarnya dana asing, secara total sejak hari Jumat lalu sampai penutupan sesi 1 tadi dana asing yang keluar dari IHSG sebesar 1.7 Triliyun jumlah yang cukup wajar mengingat dalamnya koreksi IHSG. Namun jika dibandingkan dengan kenaikan sebelumnya total dana asing yang keluar saat ini masih kalah besar dibandingkan dengan jumlah dana yang masuk sebelumnya.

Sebagai perbandingan terakhir kali IHSG menyentuh level 4.644 (level penutupan sesi 1 tadi) adalah di tanggal 4 Feb lalu,  sejak hari tersebut IHSG bergerak naik dan mencapai puncaknya pada hari Kamis minggu lalu, dan kenaikan tersebut dimotori inflow dana asing yang sangat besar 4.3 Triliyun, dan hanya dalam 4 hari IHSG sudah kembali ke level 4.644 dan dalam periode tersebut dana yang keluar hanya 1.7 Triliun, jadi bisa dibilang masih tersisa 2.6 Triliun dana asing yang masuk di harga atas level IHSG saat ini alias nyangkut.

Jadi kecuali ada ‘sesuatu’ yang belum kita ketahui yang membuat asing ketakutan dan melakukan panic selling di bursa kita, seharusnya tidak lama lagi IHSG akan rebound, karena sangat tidak menguntungkan bagi asing untuk terus melakukan penjualan di harga saat ini. Jadi terlepas apa strategi jangka menengah investor asing, apakah mereka akan terus melanjutkan aksi jualnya dalam beberapa minggu kedepan, atau mereka akan kembali masuk ke bursa, IHSG kemungkinan akan mengalami rebound terlebih dahulu.

Kami melihat ada banyak saham-saham unggulan yang sudah terkoreksi tajam dan sudah sangat murah secara Foreign Flow, sebagain di antaranya asing sudah dalam posisi nyangkut. Salah satunya adala BBRI seperti yang kami bahas kemarin.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...