Beredar Banyak Video Mahasiswa Dikeroyok, Polri: Bukan Mahasiswa Tapi Perusuh
Tito Karnavian (foto: Jawa Pos)

Beredar Banyak Video Mahasiswa Dikeroyok, Polri: Bukan Mahasiswa Tapi Perusuh

Rabu, 25 Sep 2019 | 15:16 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Beberapa video amatir menunjukkan sejumlah aparat kepolisian di berbagai daerah tengah melakukan pemukulan kepada para pendemo yang ditangkap. Melihat banyaknya video yang tersebar, Polri memberikan klarifikasi bahwa pihak yang dikeroyok bukan merupakan mahasiswa.

“Bukan mahasiswa, tapi perusuh. Kalau demo mahasiswa kami pastikan tidak ada kerusuhan dan tindak kekerasan. Jika yang demo mahasiswa kami pastikan aman,” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (25/09).

Dedi menjelaskan bahwa adanya aksi pengeroyokkan tersebut hanya dilakukan kepada para perusuh. Ia mengaku bahwa justru pihak kepolisianlah yang mengalami banyak luka dan meninggal dunia.

“Saya kan sudah sampaikan jika hasilnya damai. Beberapa anggota polisi ada yang luka dan meninggal dunia saat pengamanan demo,” tutur Dedi.

Ketika ditanya mengenai adanya luka parah yang dialami oleh seorang mahasiswa Universitas Al Azhar, Faisal Amir, Dedi berdalih bahwa tak ada mahasiswa perusuh.

“Tidak ada perusuh. Adanya mahasiswa yang damai,” celetuk Dedi.

 

 

Dalam demo yang terjadi di depan Gedung DPR, banyak korban yang menderita luka-luka. Tak hanya itu, beberapa fasilitas umum juga ikut rusak.

Sebuah video di Medan bahkan meunjukkan beberapa aparat kepolisian mengeroyok seorang mahasiswa yang menggunakan jas almamater berwarna hijau. Pria yang diduga mahasiswa itu dikeroyok ramai-ramai sebelum akhirnya digiring masuk gedung.

Sementara di Makasar, video memperlihatkan sejumlah polisi menhejar mahasiswa hingga masuk ke dalam masjid. Terlihat dalam video bahwa beberapa aparat kepolisian mencoba untuk menyeret seorang pria saat sedang berada di dalam masjid. Video tersebut juga menunjukkan bahwa polisi datang menggunakan tongkat pemukul.

Kejadian di Jakarta juga serupa. Sebuah video yang beredar yang diduga berlokasi di Gedung JCC, Jakarta Pusat, meununjukkan belasan anggota Brimob yang mengeroyok seorang pria hingga terkapar. Wartaman yang merekam kejadian tersebut pun mendapatkan intimidasi dari pihak kepolisian.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...