(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Berhubungan Saat Haid Bisa Hamil?

Oky
Oky

Berhubungan Saat Haid Bisa Hamil? Sumber Foto : Istimewa

Winnetnews.com - Menstruasi terjadi ketika sel telur tidak dibuahi oleh sperma. Menstruasi merupakan peluruhan dinding rahim (membran dalam rahim) yang terjadi hampir setiap bulan. Umumnya, menstruasi berlangsung antara tiga sampai tujuh hari.

Pada hari ketiga menstruasi, kadar hormon progesteron dan estrogen akan meningkat. Hormon-hormon ini berfungsi untuk membantu membangun dinding rahim kembali. Sekitar hari keempat menstruasi, folikel hampir matang, artinya indung telur sudah siap melepaskan sel telur kembali untuk menstruasi berikutnya. Ketika sel telur dilepaskan, artinya Anda sudah memasuki masa subur lagi dan berpeluang untuk hamil.

Tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi selama 28 hari dan mengalaminya secara teratur. Anda mungkin pernah mengalami saat di mana siklus menstruasi Anda tidak teratur. Hal ini membuat peluang Anda untuk hamil setelah menstruasi menjadi sulit untuk ditebak.

Jika Anda mengalami menstruasi selama tujuh hari dan melakukan hubungan seksual pada hari ketujuh tersebut, dan kemudian sel telur Anda dilepaskan (ovulasi) tiga hari kemudian, Anda bisa saja mengalami pembuahan dan hamil. Ingat, sperma bisa bertahan hidup “menunggu bertemu dengan sel telur” selama lima hari dalam tubuh Anda. Jadi, peluang Anda untuk hamil masih ada jika Anda berhubungan seksual saat menstruasi.

Jika Anda ingin tahu apakah Anda hamil setelah melakukan hubungan seksual, sebaiknya periksakan ke dokter. Atau, Anda juga bisa periksa kehamilan sendiri di rumah menggunakan test pack beberapa minggu setelah Anda berhubungan seksual atau saat Anda merasa telat menstruasi. Gejala-gejala kehamilan, seperti mual dan muntah, mungkin sudah muncul beberapa minggu di awal kehamilan Anda.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});