Berikut Ini yang Membuat Badan Jadi Mudah Gemuk
ilustrasi

Berikut Ini yang Membuat Badan Jadi Mudah Gemuk

Sabtu, 13 Jun 2020 | 07:18 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Penyebab gemuk tidak hanya karena makan banyak, kondisi kesehatan yang bermasalah juga bisa menjadi pemicu penambahan berat badan. Itu sebabnya, seseorang yang makan sedikit tetapi tetap saja badannya gemuk! Selengkapnya ketahui penyebab tubuh gemuk lainnya di bawah ini.

Penyebab Badan Gemuk

Kelebihan berat badan atau obesitas terkait dengan beberapa kondisi atau dikenal sebagai sindrom metabolik. Penderita sindrom metabolik memiliki risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2 yang lebih tinggi. Kondisi ini dapat dicegah dengan mengetahui berbagai penyebab tubuh gemuk.

Berikut ini adalah kebiasaan sehari-hari yang tidak disadari menjadi penyebab gemuk:

1. Pola Makan yang Buruk

Salah memilih makanan adalah alasan utama mengapa tubuh mudah gemuk meskipun hanya makan sedikit. Sebagai contoh, hanya mengonsumsi sepotong kue yang kaya akan kandungan gula dan kalori akan mudah membuat tubuh menjadi lebih gemuk. Sama halnya dengan makanan manis lainnya, seperti permen, minuman bersoda, dan bahkan jus buah sekalipun.

Makan makanan rendah protein dan tinggi karbohidrat juga bikin gemuk. Protein membantu merasa kenyang lebih lama, dan orang yang tidak mendapat protein tanpa lemak dalam makanannya dapat memicu makan lebih banyak.

Sedangkan lemak trans dapat menyebabkan peradangan dan obesitas. Lemak trans ditemukan dalam banyak makanan, termasuk makanan cepat saji dan makanan yang dipanggang.

2. Gula

Sudah kita ketahui bersama bahwa mengonsumsi gula menjadi salah satu penyebab gemuk. Itu karena gula mengubah hormon dan biokimia tubuh ketika dikonsumsi berlebihan, yang pada gilirannya menambah lemak di tubuh, terutama pada perut.

Gula yang ditambahkan pada makanan sehari-hari adalah setengah glukosa dan setengah fruktosa. Glukosa bisa didapatkan dari berbagai macam makanan, termasuk pati, tetapi sebagian besar fruktosa berasal dari tambahan gula.

Asupan fruktosa yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi insulin dan peningkatan kadar insulin. Kondisi Ini juga tidak menimbulkan rasa kenyang dengan cara yang sama dengan glukosa. Ini alasan mengapa gula menyebabkan penimbunan lemak yang seharusnya digunakan sebagai energi, malah mengakibatkan obesitas.

3. Stres

Stres ternyata ikut berpengaruh pada naiknya berat badan meskipun sebenarnya makan sedikit. Hal ini terjadi karena adanya hormon steroid yang dikenal sebagai kortisol untuk membantu tubuh mengendalikan stres. Ketika stres, tubuh melepaskan kortisol yang berdampak pada metabolisme tubuh.

Kebanyakan orang stres akan melampiaskannya dengan makan banyak untuk mendapatkan kenyamanan dan meningkatnya kortisol menyebabkan kelebihan kalori yang mengendap di perut dan bagian tubuh lainnya sebagai energi.

4. Faktor Genetik

Kelebihan berat badan atau obesitas memiliki komponen genetik yang kuat. Itu sebabnya, anak-anak dari orang tua yang gemuk lebih cenderung gemuk dibandingkan anak-anak dari orang tua yang kurus.

Namun, bukan berarti obesitas sepenuhnya disebabkan faktor genetik. Faktor lingkungan, perilaku, dan pola makan yang buruk juga dapat memberikan efek besar pada gen yang pada akhirnya menjadi penyebab gemuk.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...