Berikut Kronologi Penganiayaan Guru oleh Ayah dan Murid

Berikut Kronologi Penganiayaan Guru oleh Ayah dan Murid

Kamis, 11 Agt 2016 | 09:26 | Gunawan Wibisono
WinNetNews.com - Kasus penganiayaan guru oleh orang tua dan anak di salah satu sekolah di Makasar, berbuntut pelaporan ke polisi. Guru korban penganiayaan tersebut melaporkan keduanya pihak kepolisian. Kasus penganiayaan tersebut terjadi karena sang anak tidak terima dimarahi gurunya, lantas memanggil ayahnya ke sekolah.

Siswa itu berinisial MAS (15) sedangkan ayahnya adalah Adnan Achamd (43), sementara yang mereka aniaya adalah Dasrul (53), guru mata pelajaran Gambar Bangunan di SMKN 2 Makassar.

Berikut kronologi penganiayaan terhadap Dasrul:

Pulul 8.30 Wita, Dasrul mengajar gambar teknik di kelas 2. Dia menyuruh para siswa meletakkan buku gambar di meja. Namun MAS tidak membawa buku gambar, sehingga Dasrul menegur. MAS lantas meneriaki gurunya karena tak terima ditegur.

Dasrul selanjutnya mendatangi MAS dan memukul bahunya. MAS makin marah, dia mengajak Dasrul berkelahi, lalu keluar kelas sambil menendang pintu. Namun Dasrul tidak mengikuti MAS dan tetap melanjutkan mengajar. Sementara di luar kelas lain, MAS menelepon orang tuanya.

Baca juga: Foto Guru Dipukul Orangtua Murid Jadi Perbincangan

Pukul 10.00 Wita, ayah MAS, Adnan Achmad, tiba di SMKN 2 Makassar. Dia hendak menemui kepala sekolah untuk meminta penjelasan perihal hukuman terhadap anaknya. Namun kepala sekolah sedang tidak berada di tempat.

Pukul 10.15 Wita, saat jam istirahat, Dasrul menuju ruang kurikulum dan bergegas untuk pulang karena jam mengajarnya sudah selesai.

10.30 Adnan dan Dasrul berpapasan di depan ruang kepala sekolah. MAS spontan berteriak "itu gurunya" dan buk.. Adnan langsung memukul Dasrul. Menurut pengakuan Dasrul, ia di pukuli Adnan satu kali dan MAS satu kali.

Pukulan tersebut menyebabkan Dasrul mengeluarkan darah dari hidung. Ia lalu dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sulsel, selanjutnya membuat laporan ke Mapolsek Tamalate.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...