Berkaitan dengan Hari Raya Idul Adha, Truk Dilarang Lewat Tol Jakarta-Brebes
ilustrasi

Berkaitan dengan Hari Raya Idul Adha, Truk Dilarang Lewat Tol Jakarta-Brebes

Senin, 28 Agt 2017 | 06:59 | Rusmanto

WinNetNews.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pekerjaan di sepanjang Jalan Tol Cikampek yang memakan lajur jalan akan dihentikan sementara. Penghentian dilakukan agar mudik Idul Adha bisa berjalan lancar. Selain itu, truk akan dilarang melintas di jalan tol penghubung Jakarta-Jawa Barat itu.

"Tadi kata Pak Asops diminta untuk H-2 pekerjaan di Cikampek yang memakan lajur jalan dihentikan dan ini kami sudah sepakati untuk dihentikan. H-2 sampai H+1, mudah-mudahan bisa membantu," kata Basuki di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/8/2017).

Basuki menjelaskan sarana yang dipakai saat Idul Fitri lalu akan diaktifkan kembali selama Idul Adha. Dia juga akan mengecek langsung mengenai arus mudik Idul Adha pada 29 Agustus 2017.

"Tanggal 28-29 juga koordinasi Asops dan Kakorlantas, kita akan mengecek final jalur mudik Idul Adha ini. Mudah-mudahan bisa diantisipasi," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan melarang truk tiga sumbu melintas saat Idul Adha. Pelarangan ini diharapkan dapat memberikan kelancaran bagi pengguna jalan selama Idul Adha.

"Pada dasarnya kita mengupayakan manajemen lalu lintas secara detail. Satu hal, karena ini libur yang banyak kita akan lakukan pada hari Kamis-Jumat sampai setengah hari truk tiga sumbu dilarang juga pada saat hari Minggu, supaya pada saat pulang relatif berjalan baik," tuturnya.

Selain itu, Budi menerangkan pihaknya akan terus melakukan ramp check dalam rangka mewujudkan keselamatan bagi para penumpang. Kendaraan yang tidak laik dan mempunyai muatan berlebih dilarang beroperasi.

"Sepakati berkaitan dengan manajemen keselamatan, kita akan lakukan ramp check, dan kita akan lakukan pengamanan di tempat rekreasi karena kita tidak ingin kendaraan yang tidak laik dan kendaraan yang memuat berlebihan ada di sana," terangnya. (detikcom) 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...