Berkat Ganjil Genap di Tol Jagorawi, Pendapatan Jasa Marga Turun?
Foto:Istimewa

Berkat Ganjil Genap di Tol Jagorawi, Pendapatan Jasa Marga Turun?

Minggu, 22 Apr 2018 | 16:09 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com- Pemberlakuan Ganjil Genap di Tol Jagorawi sudah berlangsung selama satu minggu ini dengan lancar.  Dikutip dari berbagai sumber yang ada, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat terjadi peningkatan kecepatan saat pemberlakuan paket kebijakan (pukul 06.00-09.00 WIB) dari Cibubur arah Jakarta, namun tidak berpengaruh terhadap pendapatan Jasa Marga.

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru mengatakan, kebijakan ini juga mempengaruhi penurunan volume ratio pada segmen yang sama, selama empat hari pada periode tanggal 16-19 April 2018 pukul 06.00-09.00 WIB. Penurunan terjadi sebesar 20 persen, dari sebelum uji coba paket kebijakan dilakukan yaitu sebesar 0,69 menjadi 0,51.

"Meski begitu, paket kebijakan yang diterapkan di ruas Jalan Tol Jagorawi tidak berpengaruh terhadap pendapatan Jasa Marga secara signifikan, karena dari evaluasi selama empat hari (16-19 April 2018), penurunan total lalu lintas Harian (LHR) di ruas Jalan Tol Jagorawi hanya turun sebesar 0,80 persen," kata Heru dalam keterangan tertulisnya.

Kenaikan volume lalu lintas juga terjadi di GT Cibubur 2 sebelum diterapkannya waktu pemberlakuan kebijakan ganjil genap, pada periode 16-20 April 2018 pukul 04.00-06.00 WIB, yaitu sebesar 17.909 kendaraan, naik 4,43 persen terhadap kondisi normal 17.149 kendaraan.


Peningkatan volume kendaraan pada pukul 04.00-06.00 WIB dan peningkatan volume kendaraan di GT Cimanggis menjadi faktor penurunan LHR di Ruas Jalan Tol Jagorawi yang tidak signifikan, sekaligus tidak berpengaruh terhadap pendapatan Jasa Marga.

"Justru, dengan adanya paket kebijakan tersebut, arus lalu lintas yang biasanya menumpuk di GT Cibubur 2, menjadi lebih terdisitribusi, baik secara lokasi dan waktu perjalanan pengguna jalan tol," Lanjut Heru. 


Rencanannya, uji coba paket kebijakan di ruas Jalan Tol Jagorawi dan Ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang (Janger) akan dilakukan sampai akhir bulan April 2018, dan akan mulai diberlakukan pada awal bulan Mei 2018.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...