(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Bermain 10 orang, Semen Padang Dibantai PSM Makassar 4-0

Ahmad Mashudin
Ahmad Mashudin

Bermain 10 orang, Semen Padang Dibantai PSM Makassar 4-0

WinNetNews.com - PSM Makassar terus meramaikan persaingan di papan atas setelah mengalahkan sepuluh pemain Semen Padang dengan skor 4-0 di Stadion Andi Mattalatta, Senin (2/10) malam WIB, pada pertandingan pekan ke-27 Liga 1 2017.

Hasil ini mengangkat posisi PSM satu tangga ke peringkat tiga dengan nilai 52 sekaligus menggusur Madura United. Sedangkan kekalahan dari PSM membuat Semen Padang tidak beranjak dari peringkat 15 dengan nilai 28, atau berselisih tiga angka dari Perseru Serui yang berada di posisi teratas zona degradasi.

Babak pertama

Bermain di hadapan pendukungnya, PSM menerapkan permainan agresif untuk menekan pertahanan Semen Padang sejak peluit kick-off ditiupkan wasit. Sebaliknya, Semen Padang memilih menunggu mencari celah untuk masuk ke lini belakang PSM.

Peluang diperoleh Ferdinand Sinaga setelah menerima bola dari Rizky Pellu di menit kelima. Upaya Ferdinand ini berhasil diblok kiper Jandia Eka Putra. Semen Padang membalasnya lewat Vendry Mofu, namun sepakannya melenceng di sisi kiri gawang Syaiful.

Suporter tuan rumah bersorak kegirangan pada menit ke-29 setelah melihat tim kesayangannya membuka keunggulan. Pavel Purishkin mencetak gol indah ketika tendangan korner melengkungnya masuk ke dalam gawang.

Gol ini menggoyahkan Semen Padang. Akibatnya, PSM berhasil menggandakan keunggulan selang tiga menit kemudian. Ferdinand yang masuk ke dalam kotak penalti dapat diblok Jandia, tapi bola muntah disambar Zulham untuk merobek jala Semen Padang.

Menjelang babak pertama berakhir, PSM nyaris memperbesar keunggulan mereka. Hanya saja, Jandia mampu menepis tendangan bebas Hamka Hamzah, sehingga skor 2-0 tetap bertahan hingga 45 menit pertama usai.

Babak kedua

Keunggulan dua gol masih belum memuaskan PSM, dan mereka tetap memperlihatkan permainan ofensif. Di lain sisi, Semen Padang yang berusaha bangkit justru berada di bawah tekanan.

Stadion Andi Mattalatta kembali bergemuruh setelah PSM memperbesar keunggulan mereka ketika babak kedua baru berjalan dua menit. Umpan Ferdinand diselesaikan Zulham dengan tandukan yang tak bisa dicegah Jandia.

Upaya Semen Padang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi berat, karena mereka harus bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu kuning kedua yang didapat Cassio de Jesus pada menit ke-62. Cassio dianggap melakukan pelanggaran terhadap Marc Klok.

Kondisi ini membuat PSM makin gencar menekan pertahanan Semen Padang. Wiljan Pluim mendapat peluang emas ketika menyambar bola muntah sepakan Purishkin yang ditepis Jandia pada menit ke-71, namun melayang di atas mistar.

Selang dua menit kemudian, PSM mendapatkan peluang lagi. Pemain pengganti Titus Bonai berusaha mengelabui Jandia dengan sontekan lambung. Sayangnya, bola meluncur tipis ke sisi kiri gawang.

PSM akhirnya menggenapkan kemenangan menjadi 4-0 setelah Hamka Hamzah mencatat namanya di papan skor di masa injury time memanfaatkan umpan M Arfan, sehingga mengantarkan PSM ke peringkat tiga klasemen sementara.

Berikut susunan pemain kedua tim:

PSM: Syaiful; Ardan Aras, Zulkifli Syukur, Reva Adi Utama, Hamka Hamzah, Marc Klok, Rizky Pellu, Willem Jan Pluim (Arfan 80'), Zulham Malik Zamrun, Ferdinand Sinaga (Tibo 65'), Pavel Purishkin (Rahmat 85').

Semen Padang: Jandia Eka Putra; Ibrahim Sanjaya, Cassio De Jesus, Hamdi Ramdhan (Agung 46'), Hengki Ardiles, Riko Simanjuntak, Vendry Mofu, Ko Jae Sung, Elfis Nuh Harewan (Finno 83'), Tambun Naibaho (Novrianto 67'), Marcel Sacramento.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});