Bersihkan Udara di Rumah Anda, Agar Tidak Gampang Sakit

Bersihkan Udara di Rumah Anda, Agar Tidak Gampang Sakit

Sabtu, 23 Jan 2016 | 16:30 | Liani
WinNetNews.com - Kualitas udara dalam rumah yang buruk mungkin menjadi alasan mengapa Anda sering sakit-sakitan. Tubuh membutuhkan oksigen yang bersih untuk keperluan pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan dan detoksifikasi.

Untuk meningkatkan asupan oksigen pribadi, Anda dapat minum air bersih dan jus sayuran, makan makanan kaya air seperti buah-buahan dan sayuran, dan meningkatkan latihan. Selain itu, Anda juga harus menjaga kebersihan udara dalam rumah Anda dari polusi.

Berikut 5 hal yang harus Anda perhatikan untuk menjaga kebersihan udara dalam rumah agar kesehatan Anda ikut terjaga, seperti dilansir naturalnews, Kamis (31/1/2013) antara lain:

1. Membuka jendela dan ventilasi udara

Kualitas udara dalam ruangan tertutup dapat beberapa kali lipat lebih buruk dari udara luar, karena tercemarnya udara oleh bahan kimia dari karpet dan furnitur. Kondisi udara bahkan dapat lebih buruk ketika musim dingin karena kondisi ruangan akan semakin lembab.

Udara tercemar yang terjebak dalam ruangan dan tidak dapat berganti dengan udara yang lebih segar. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan bahwa sirkulasi udara ruangan lancar dengan membuka jendela atau ventilasi udara, termasuk ruangan kamar mandi dan dapur yang membutuhkan lebih banyak sirkulasi udara.

2. Menanam tanaman pembersih udara

Tanaman dapat bertindak sebagai sistem filtrasi terhadap udara ruangan yang telah tercemar oleh beberapa polutan. Tanaman bernapas dengan menghisap CO2 dan mengeluarkan oksigen bersih, sehingga mampu menetralisir berbagai polutan dalam rumah.

Tanamlah beberapa varietas tanaman berdaun di sekitar rumah seperti bambu, palem, dan tumbuhan paku. Anda juga dapat menghias ruangan dengan menggunakan tanaman pembersih udara yang diletakkan dalam pot seperti lidah buaya.

3. Membersihkan lantai

Pelindung lantai seperti karpet atau keset dapat ditubuhi jamur dan tempat menumpuknya logam serta polutan kimia. Untuk mengurangi beban beracun, bersihkan sepatu sebelum masuk rumah untuk mengurangi paparan polutan dari kotoran yang menempel pada sepatu.

Gunakan vacuum cleaner dengan daya hisap yang kuat dan menggunakan filter HEPA untuk mengurangi alergen dan paparan bahan kimia dalam lapisan furnitur setiap kali membersihkan rumah. Angkat karpet dan pel lantai dengan air biasa setelah membersihkan rumah untuk menghilangkan debu yang tersisa pada lantai.

4. Menghindari pewangi ruangan

Wewangian yang digunakan dalam penyegar udara, deterjen dan pelembut kain sebenarnya mengandung bahan kimia namun tidak dicantumkan pada label produknya. Untuk menghindari bahaya bahan kimia terhadap kesehatan seperti phthalates yang mengganggu hormon, gunakan pembersih ruangan atau penyegar udara yang bebas pewangi atau menggunakan bahan alami.

Anda dapat membuat sendiri penyegar ruangan dengan bahan alami seperti jus lemon atau baking soda sebagai pembersih ruangan.

5. Memasang sistem penyaringan udara

Sistem penyaringan udara dapat membantu menghilangkan partikel berbahaya dari sirkulasi udara ruangan dan membantu meringankan gejala alergi. Carilah sistem penyaringan udara yang dilengkapi dengan filter yang dapat menangkap partikel-partikel sangat halus sekalipun. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...