Skip to main content

Bertamu di Atas Jam 9 Malam, Akan Dinikahkan Secara Paksa

Bertamu di Atas Jam 9 Malam Akan Dinikahkan Secara Paksa

wingamers.com - Berhati-hatilah kaum muda-mudi yang biasa kencan di malam hari ke rumah pacar hingga lewat pukul 21.00 WIB. Di Purwakarta, Jawa Barat Pemerintah mengeluarkan kebijakan menghukum dan menikahkan paksa pasangan muda-mudi yang belum menikah, namun kedapatan tengah berduaan di atas jam 9 malam.

Hukuman tersebut berlaku tidak hanya bagi pasangan yang berduaan di tempat umum, tapi juga termasuk yang bertamu ke rumah. Dilansir dari situs viva, kebijakan larangan berpacaran atau bertamu di atas jam 9 malam, Menurut Bupati Purwakarta akan digulirkan dalam waktu dekat, dengan payung hukum peraturan Pemerintah Desa.

Menurut Beliau kebijakan ini akan diterapkan melalui peraturan desa, sehingga desa lah yang memiliki kewenangan dalam mengimplementasikannya. Kebicakan tersebut rencananya akan berlaku paling lambat pada bulan Oktober mendatang. Adapun tujuannya adalah untuk menjaga akhlak para remaja dari hal negatif. Mulai dari kenakalan remaja dan tindakan asusila.

Di samping itu, sebagai masyarakat yang berpegang teguh pada nilai budaya, diharapkan setiap remaja di Purwakarta agar dapat menjaga kehormatan keluarga.

Bagi masyarakat yang melanggar aturan tersebut, akan dihukum secara adat. Misalnya dengan diusir dari desanya dalam beberapa bulan, atau membayar denda dengan nominal yang ditentukan.

Dedi menambahkan, realisasi kebijakan ini nantinyadi setiap desa atau kelurahan yang ada di Purwakarta, akan dibentuk kelompok yang melakukan tugas pengawasan. Kelompok itu bernama Badega Lembur, atau seperti Pacalang di daerah Bali.

Selain itu, juga akan dipasang CCTV di setiap perbatasan desa. Sehingga peraturan tersebut dapat terealisasi dengan baik.

Dedi berharap dengan peraturan tersebut masyarakat di Purwakarta dapat mentaati dan menjalankannya, sehingga Purwakarta akan menjadi daerah yang tetap teguh memegang budaya, seperti yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top