Skip to main content

BI Harus Biarkan Rupiah Melemah ke Rp14 Ribu

BI Harus Biarkan Rupiah Melemah ke Rp14 Ribu
BI Harus Biarkan Rupiah Melemah ke Rp14 Ribu

Tekanan dari eksternal membuat nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh level terlemah selama 2015. Bank Indonesia (BI) pun terus melakukan intervensi agar Rupiah tidak menembus level Rp14.000 per USD.

Namun, Vice President Of Research And Analysis Valbury, Asia Nico Omer, menilai BI sebaiknya membiarkan Rupiah melemah. Pasalnya, jika hanya Rupiah yang menguat, maka tidak akan baik bagi perekonomian.

"Memang mungkin terdengar aneh, tapi biarkan Rupiah secara gradual melemah. Karena kalau yang lain melemah, kita tidak kompetitif," kata dia di acara Market Now IBCM, Kamis (13/8/2015).

Menurutnya, memang kemarin BI masuk pasar untuk melakukan intervensi. Hal ini dilakukan, agar menahan gejolak pasar, lantaran Rupiah nyaris menyentuh level psikologis Rp14.000 per USD.

Meski demikian, dia melihat hanya tinggal menunggu waktu untuk mencapai level psikologis tersebut. Karenanya, BI bisa secara perlahan membiarkan Rupiah melemah. "Kalau pun ke Rp14.000 per USD memang harus tertembus, maka dibiarkan secara perlahan," kata dia.

Nico menjelaskan, saat ini badai yang terjadi memang berasal dari negeri, oleh karena itu percuma saja marah pada badai eksternal tersebut. "Dan reshuffle juga tidak akan banyak berpengaruh, tidak mungkin melakukan mission impossible untuk memperbaiki itu," tukas dia.

(cn)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top