(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

BI : Tahun 2019 50% Masyarakat Bankable

Muchdi
Muchdi

BI : Tahun 2019  50% Masyarakat Bankable

JAKARTA - Penduduk Indonesia telah di targetkan Bank Indonesia dalam waktu 4 tahun mendatang 50% dari jumlah total penduduk telah terjangkau oleh layanan perbankan. Berdasarkan data dari World Bank pada tahun lalu tercatat baru 36% penduduk Indonesia berusia di atas 15 tahun yang memiliki akses perbankan berupa rekening bank . ”Ujar Deputi Direktur Program Elektronifikasi dan Keuangan Inklusi BI Rahmi Artati”.

Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan pada 2011 di mana masyarakat yang tersentuh layanan perbankan tercatat sebesar 20%.

"Target dari kami dan Pemerintah pada 2019 sebesar 50% masyarakat kita bisa terjangkau layanan perbankan," ujarnya di Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Menurut Rahmi masih rendahnya jumlah penduduk yang telah mengakses layanan perbankan ini salah satunya disebabkan oleh mahalnya biaya yang dikeluarkan oleh bank untuk membuka kantor cabang baru dan masyarakat, terutama di wilayah remote, merasa sungkan dengan formalitas ketika berhubungan dengan lembaga perbankan.

Adapun untuk dapat mencapai angka 50% tersebut Rahmi menuturkan BI tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan bantuan dari pihak lain, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menyediakan infrastruktur jaringan dan teknologi.

Salah satu upaya yang dilakukan Bank Sentral untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang dapat terjangkau layanan perbankan adalah dengan meluncurkan program Layanan Keuangan Digital pada April 2014.

Deputi Direktur Bank Indonesia Agustina Dharmayanti menuturkan hingga saat ini, telah terdapat lebih dari 26 ribu agen. Lebih lanjut, Agustina menyebutkan sebagai bank sentral, BI juga memiliki tugas yang sama dengan OJK untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya pengetahuan mengenai keuangan.

Apabila OJK mempunyai program Edukasi Literasi Keuangan, maka BI memiliki gerakan Indonesia Menabung yang bertujuan mengajak masyarakat untuk mengelola uang secara bijak sejak dini.

Selain itu, Agustina menyebut BI juga memiliki produk tabungan nasional yang dimulai pada 2010, yakni TabunganKu.

Dari 119 bank, 74 bank ikut memiliki produk TabunganKu. Agustina menyebutkan sejak diluncurkan TabunganKu jumlah tabungan telah meningkat sebanyak 12,5 juta rekening.

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});