BI Turunkan Pertumbuhan Jadi 5,1%

Rusmanto
Rusmanto

BI Turunkan Pertumbuhan Jadi 5,1%

WinNetNews.com - Tahun ini, Bank Indonesia (BI) menilai perekonomian masih berat. Alhasil, proyeksi pertumbuhan 5,2% diturunkan menjadi 5,1%.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, proyeksi BI terhadap pertumbuhan ekonomi 2016 secara keseluruhan bakal berada di level 5,1%. "'Outlook' (pertumbuhan ekonomi) kita tahun ini kurang lebih 4,9-5,3 persen. 'Most likely' kurang lebih 5,1 persen," kata Perry saat memberikan kuliah umum di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Jakarta, Senin (5/8/2016).

Perry menjelaskan, alasan BI merevisi pertumbuhan ekonomi ke bawah dikarenakan dua faktor.

Pertama, pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat dan adanya pengurangan belanja pemerintah di semester II tahun 2016.

"Dari domestik memang ada konsolidasi fiskal, ada pengurangan belanja pemerintah di semester II ini. Sehingga yang semula kita perkirakan bisa 5,2 persen, kemungkinan secara keseluruhan tahun ini adalah 5,1 persen pertumbuhannya," jelas Perry.

Angka tersebut di bawah target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2016 sebesar 5,2%.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan cukup berat mengejar target pertumbuhan 5,2% di tiga bulan yang tersisa. "Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04 persen pada semester I 2016 membuat realisasi pada semester II harus lebih tinggi.

Dia menyatakan, ekonomi Indonesia harus tumbuh sekitar 5,3-5,4% pada semester kedua 2016 untuk memenuhi target pertumbuhan 5,2 persen yang tercantum pada APBNP 2016.

Apa Reaksi Kamu?