Bikin Lontong Gak Harus Pake Daun Pisang, Tanpa Daun Pisang Bisa Kok, Nih Caranya

Bikin Lontong Gak Harus Pake Daun Pisang, Tanpa Daun Pisang Bisa Kok, Nih Caranya

Kamis, 18 Mei 2017 | 22:26 | kontributor

WinNetNews.com - Beberapa resep makanan Indonesia memang lebih cocok jika dihidangkan bersama lontong daripada nasi. Beberapa contohnya adalah Gulai Ayam dan Kari Bihun Medan.

Tapi, penggunaan daun pisang mungkin menjadi kendala bagi Ibu mengingat kini daun pisang segar cukup sulit ditemukan di kota-kota besar. Selain itu, proses memasak lontong yang memerlukan waktu lama biasanya membuat Ibu malas membuatnya dan lebih memilih membeli lontong yang sudah jadi.

Sayangnya, ada beberapa penjual nakal yang menambahkan bahan pengawet pada lontong jualannya agar lebih tahan lama. Oleh karena itu, sebaiknya Ibu membuat lontong sendiri agar lebih terjamin keamanan dan kesehatannya. Tenang saja, kali ini kami akan membagikan cara praktis membuat lontong tanpa daun pisang. Yuk, simak!

1. Menggunakan wadah plastik dan rice cooker

Dengan cara ini, Ibu akan memasak nasi menggunakan rice cooker lalu memadatkannya dalam cetakan. Tapi, Ibu juga harus memerhatikan jenis beras yang akan digunakan. Jika Ibu menggunakan beras pulen, perbandingan beras dan air adalah 1:2. Sedangkan jika Ibu menggunakan beras pera, maka perbandingan beras dan air adalah 1:3. Selanjutnya, masak nasi dengan rice cooker seperti biasa.

Setelah nasi matang, biarkan sekitar 10-20 menit sebelum mulai mencetaknya agar nasi tanak sempurna. Selanjutnya, pindahkan nasi ke dalam cetakan khusus untuk membuat lontong yang berbahan kaca, aluminium, atau plastik sambil ditekan-tekan agar nasi memadat. Setelah itu, dinginkan nasi hingga hilang uap panasnya, lalu simpan dalam kulkas semalaman agar teksturnya padat sempurna. Keesokan harinya Ibu dapat mulai memotong-motong lontong cetak ini dan menyajikannya bersama berbagai resep makanan Indonesia yang telah Ibu siapkan.

2. Menggunakan plastik dan panci rebus

Masukkan beras yang sudah dicuci bersih ke dalam plastik dan beri ruang seperempatnya agar hasil lontong tidak terlalu keras. Ikat plastik lalu tusuk-tusuk dengan garpu agar air rebusan bisa masuk ke dalam beras. Setelah itu, rebus beras dalam plastik dengan air yang cukup hingga semua bagian lontong terendam sempurna. Lakukan proses perebusan selama 2-4 jam tergantung ukuran dan jumlah lontong. Gunakan plastik yang food grade ya Bu, agar lontong aman untuk dikonsumsi.

Tidak hanya itu, hal lain yang juga harus Ibu perhatikan adalah jumlah air rebusannya. Jika jumlah air menyusut di tengah proses perebusan, Ibu bisa menambahkan air panas hingga lontong terendam kembali. Jika telah matang, tiriskan lontong, lalu dinginkan. Hindari mengiris lontong saat masih panas ya, Bu. Hal ini karena lontong yang masih panas teksturnya masih belum padat sehingga akan sulit diiris.

3. Menggunakan plastik dan panci presto

Memasak lontong dengan metode ini serupa dengan metode sebelumnya. Perbedaannya hanya pada jenis panci yang digunakan. Pada metode sebelumnya, jenis panci yang digunakan adalah panci rebus biasa sehingga diperlukan waktu sekitar 2-4 jam untuk merebus lontong. Sedangkan pada metode ini, jenis panci yang digunakan adalah panci presto sehingga Ibu hanya perlu merebusnya selama 20 menit saja.

Membuat lontong itu tidak rumit kan, Bu? Meski tanpa daun pisang, Ibu tetap bisa menyajikan lontong untuk keluarga. Jangan sampai kegemaran keluarga menyantap berbagai resep makanan Indonesia terhalang oleh sulitnya memperoleh lontong. Satu hal yang tidak kalah penting, jangan lupa gunakan Royco rasa Ayam atau Royco rasa Sapi pada air rebusan agar sajian lontong buatan Ibu terasa lebih istimewa.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...