Bikini Snack Akan Diuji Laboratorium oleh BBPOM Bandung

Bikini Snack Akan Diuji Laboratorium oleh BBPOM Bandung

Sabtu, 6 Agt 2016 | 13:35 | Gunawan Wibisono
WinNetNews.com - Untuk mengetahui kandungan makanan yang ada dalam Bikini Snack, makanan ringan yang sudah membuat heboh masyarakat Indonesia tersebut, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung akan melakukan uji laboratorium untuk meneliti atau menguji kandungan yang ada dalam makanan ringan yang dipasarkan melalui toko jual beli dalam jaringan/online.

"Kita akan teliti dalam waktu dekat ini, mungkin dibutuhkan waktu satu hingga dua hari untuk meniliti kandung apa saja yang ada dalam snack 'Bikini' ini," kata kata Kepala BBPOM Bandung Abdul Rahim dalam jumpa pers, di Bandung, Sabtu (6/8).

BBPOM Bandung, kata Abdul, juga akan melakukan pemeriksaan terhadap produsen makanan ringan tersebut, yakni perempuan berinisial TW, yang bertempat tinggal di kawasan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat. "TW akan kita proses, dalam waktu dekat ini akan kita periksa. Jadi akan kita BAP dan sejauh ini yang bersangkutan kooperatif dengan kita," ujar dia.

Ia mengatakan tidak dilakukan penahanan terhadap produsen makanan ringan tersebut karena BBPOM tidak memiliki kewenangan untuk menahan produsen makanan ringan "Bikini". Menurut dia, TW menjual makanan ringan kontroversial itu dengan harga Rp18 ribu per kemasannya dan belum diketahui berapa jumlah keuntungan yang diperolehnya dari penjualan makanan ringan tersebut di dunia maya.

Sebelumnya, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.15 WIB, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, dibantu oleh polisi dan koramil berhasil mengungkap produsen makanan ringan dengan merek yang dianggap tidak senonoh Bikini Snack yang dipasarkan melalui toko jual beli dalam jaringan/online, di kawasan Sawangan, Depok.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...