Bila Dapat Tambahan Frekuensi, Indosat Akan Turunkan Tarifnya
Alexander Rusli, CEO Indosat Ooredoo/photo: istimewa

Bila Dapat Tambahan Frekuensi, Indosat Akan Turunkan Tarifnya

Jumat, 12 Mei 2017 | 12:50 | Rusmanto

WinNetNews.com - Indosat Ooredoo tampaknya tak sabar menunggu untuk mengikuti proses lelang pita frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz yang biasa digunakan untuk layanan 3G dan 4G.

"Amin. Sudah lama nunggu nih," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli di Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta, Rabu (10/5/2017). Reaksi itu muncul saat ditanya Peraturan Menteri (Permen) lelang akan disahkan bulan Mei ini.

Baca juga: Permen Tentang Lelang Frekuensi 4G Akan Ditanda-tangani Bulan Mei Ini

Pria yang disapa Alex ini, mengklaim bahwa Indosat Ooredoo ini juga menjadi operator yang membutuhkan frekuensi tambahan. Tujuannya agar layanannya bisa diterima konsumen dengan lancar.

Komitmen yang dijanjikan oleh anak perusahaan Ooredoo ini bila mendapatkan frekuensi tambahan, maka mereka akan memberikan tarif operator yang lebih murah lagi kepada masyarakat.

"Lelang ini untuk tambah kapasitas untuk memastikan operator gak perlu harganya naik, kan lebih murah dengan frekuensi tambahan. Basicly layanan lebih smooth, kapasitas lebih terjamin tanpa naikin harga," ucap Alex.

Operator seluler mempunyai dua pilihan untuk menawarkan harga terjangkau. Pertama dengan mengikuti proses lelang frekuensi. Kedua melalui penambahan Base Trenceiver Station (BTS).

"Mana yang lebih murah itu yang kami ambil. Kalau nambah BTS itu masalahnya nyewa tower, belum lagi ribut sama Pemda, dan lainnya," kata Alex.

"Kami butuh frekuensi, mau yang mana di 2,1 GHz atau 2,3 GHz, kan sekarang itu teknologi netral, ponsel yang teman-teman juga sudah bisa terima di frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz, i don't care," ucap Alex menegaskan ikut lelang.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...