Bila Duet Riyoyo Jadi, Dukungan ke Sandiaga Bisa Kami Cabut
Risma - Yoyok

Bila Duet Riyoyo Jadi, Dukungan ke Sandiaga Bisa Kami Cabut

Kamis, 15 Sep 2016 | 09:19 | Rusmanto

WinNetNews.com - Jelang pendaftaran cagub DKI, duet Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) dan Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo (Yoyok) atau duet Riyoyo (Risma-Yoyok) mencuat. Partai Gerindra menyambut baik wacana tersebut.

"Nggak ada masalah. Dengan Yoyok silakan. Kita selalu luwes," ungkap Ketua DPP Desmond J Mahesa saat dihubungi, Rabu (14/9/2016).

Gerindra juga masih melihat dinamika yang muncul jelang masa-masa pendaftaran ini. Jika PDIP nantinya akan membawa Risma ke DKI Jakarta, partai pimpinan Prabowo Subianto itu juga bisa mengikuti.

"Hari ini Risma menguat juga. Siapapun bagi Gerindra asal jangan Ahok. Kalau Risma maju, kita dukung kok. Pasangan enggak juga harus dari Gerindra," tutur Desmond.

Meski telah memunculkan nama kadernya, Sandiaga Uno sebagai cagub, ternyata keputusan Gerindra masih bisa berubah. Apalagi setelah ada wacana Sandiaga dipasangkan dengan kader PKS Mardani, partai-partai Koalisi Kekeluargaan mulai cabut dukungan terhadap Sandiaga.

"Kalau tidak ada lagi partai yang mendukung Sandiaga Uno, kenapa kita tidak mencabut juga. Kan Sandiaga bukan satu-satunya yang bisa diharapkan masyarakat. Ini bicara tentang kemaslahatan masyarakat Jakarta," sebutnya

"Harapannya kan yang memberikan manfaat lebih ke masyarakat Jakarta dibandingkan Ahok. Itu kita akan dukung. Realitanya Sandi tidak didukung partai lain, artinya kami tidak bisa mengusung. Lebih baik kami juga cabut dan bergabung dengan yang lain kan," tambah Desmond.

Untuk itu, Gerindra masih akan memperhitungkan soal pencalonan di Pilgub DKI. Segala peluang disebutnya masih terbuka hingga akhirnya masa pendaftaran di KPU usai.

Sebelumnya Yoyok menyambut antusias wacana akan dirinya dipasangkan dengan Risma untuk Pilgub DKI. Ia menyatakan duet Riyoyo akan sukses.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...