Bila PDIP Usung Ahok, Manuver Politisi dan Parpol Berkurang

Bila PDIP Usung Ahok, Manuver Politisi dan Parpol Berkurang

Sabtu, 20 Agt 2016 | 12:54 | Rusmanto
WinNetNews.com - Peneliti Para Syndicate Institute, Toto Sugiarto, menilai, jika Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, maka manuver politisi dan partai politik bakal berkurang. Terbangunnya komunikasi politik antara Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri dengan Ahok, merupakan titik awal diusungnya Ahok-Djarot oleh PDIP.

"Perkembangan ini membuat suhu politik DKI menjelang tahapan Pilgub DKI Jakarta 2017 menjadi jelas. Manuver politisi dan parpol tampak mulai berkurang," ujar Toto di Jakarta, Jumat (19/8).

Dengan dukungan PDIP, kata dia, maka Ahok bakal diusung oleh 4 partai politik, yaitu PDIP, Nasdem, Hanura, dan Golkar. Kondisi ini, katanya, soal kemungkinan berapa banyak pasangan calon yang akan berlaga di Pilgub DKI Jakarta 2017 mulai bisa diprediksi.

"Terdapat tiga alternatif kemungkinan. Pertama, Pilgub akan diikuti dua pasangan calon, yaitu Ahok-Djarot head to head melawan Sandiaga Uno dan pasangannya," ungkap dia.

Kedua, lanjut Toto, Pilgub akan diikuti oleh 3 pasangan calon, yaitu Ahok-Djarot, Sandiaga dan pasangannya, dan pasangan calon ketiga.

"Ketiga, Ahok-Djarot menjadi calon tunggal. Kemungkinan ketiga ini kecil mengingat tingginya minat politikus untuk berlaga di Pilgub DKI Jakarta," pungkasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...