BIN Minta Revisi UU Terorisme, Kata Menhan: Asal Bukan Untuk yang Lain-lain Lho

BIN Minta Revisi UU Terorisme, Kata Menhan: Asal Bukan Untuk yang Lain-lain Lho

Senin, 18 Jan 2016 | 08:04 | Liani
WinNetNews.com - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso ingin agar Undang-Undang nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme direvisi. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu setuju saja, asalkan revisi itu bukan didasari oleh kepentingan lain kecuali pemberantasan terorisme.

"Lihat dulu, kalau memang itu bagus untuk keamanan rakyat, kenapa tidak. Tapi hanga utk keamanan rakyat, bukan utk yang lain-lain lho," kata Menhan Ryamizard di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/1/2016).

Ryamizard mendukung ide mantan KaBIN yang mantan Ketua Umum PKPI itu apabila revisi itu digunakan untuk peningkatan kemananan. Namun, bila ada kepentingan lain dia tak menyetujuinya.

"Itu nanti urusan BIN dan DPR. Tapi, apapun untuk rakyat dan bangsa, semua harus dilakukan. Jangan sampai ditahan-tahan diteror terus kan tidak bagus," kata Menhan Ryamizard memberi tanggapan terkait pengajuan revisi UU No 15 tahun 2003.

Dalam revisi itu BIN meminta diberikan izin kewenangan untuk melakukan penindakan. Ryamizard menyerahkan urusan revisi UU itu kepada yang berkepentingan langsung.

Dilansir dari laman detik 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...