Skip to main content

Bingung Pilih Lipstik? ini Tipsnya!

Bingung Pilih Lipstik? ini Tipsnya!
Bingung Pilih Lipstik? ini Tipsnya!

WinNetNews.com - Masih dalam bulan “Lipstick Madness“, pasti banyak di antara Kamu pecinta lipstik yang dipuaskan dengan segudang pilihan yang ada. Apalagi ditambah akses belanja lipstik yang semakin mudah dengan hadirnya beauty e-commerce seperti Sociolla, juga beauty marketplace seperti Beautylink.

Brand-brand luar negeri yang tadinya sulit didapatkan, sekarang bisa dibeli dengan gampang. Tinggal pilih, order, selesaikan transaksi, lalu tunggu deh kedatangan paketnya. Brand lokal pun kini mampu bersaing dengan brand asing. Lihat contohnya di koleksi lipstik BLP Beauty, Rollover Reaction, Mizzu, Wardah, Make Over, dan Emina. Warna, formula, dan tekstur yang ditawarkan beberapa brand lokal ini berani diadu. Harganya terjangkau, kualitasnya memuaskan.

Tapi mungkin ada di antara Anda yang masih ragu atau bingung sebelum memilih lipstik. Wajar kok. Di satu sisi, banyaknya pilihan memang menyenangkan, tapi di sisi lain bisa juga membuat kita bingung ingin mulai coba yang mana, dan pilih lipstik yang seperti apa.

But don’t you worry because we’re here to help. Sebagai wanita yang cukup rutin belanja lipstik setiap bulan, dan dikelilingi oleh teman-teman seperjuangan, ini “panduan” kami sebelum berbelanja lipstik yang juga bisa kamu coba.

1. Follow beberapa beauty - related account di medsos

Informasi seputar lipstik paling cepat didapat dari internet. Coba follow beberapa akun beauty e-commerce, beauty media, beauty influencer, beauty blogger, beauty vlogger, dan beauty brand. Kamu bisa pilih Instagram, YouTube, Twitter, Facebook Fan Page, Snapchat, blog, you name it.

Pilih platform yang Kamu suka, dan cari setidaknya sekitar 5 – 10 akun untuk diikuti. Di sini kita bisa cari informasi sebanyak-banyaknya, mulai dari kemasan, tekstur, formula, dan hasil akhir lipstiknya. Tapi coba cek juga seberapa sering akun tersebut update kontennya ya. Kalau sudah lama vakum atau tidak ada konten baru, lebih baik cari akun lain yang lebih up-to-date.

2. Cari tahu informasi tentang brand lipstik yang sedang kamu lirik

Kalau informasi tentang satu lipstik sudah dalam genggaman, ada baiknya jangan ditelan bulat-bulat. Cari tahu juga latar belakang brand tersebut. Biasanya hal ini dilakukan kalau kita belum pernah mencoba produk apapun dari brand tersebut. Kita perlu cek dulu nih, apakah brand ini dapat dipercaya kualitas produknya? Apakah produk-produknya punya respon positif dari komunitas beauty? Salah satu cara yang paling mudah adalah ngepoin akun Instagram brand kosmetik yang dilirik. Coba baca komentar dari foto-fotonya, atau lihat “Photos of…” brand tersebut.

3.Pilih warna dan lihat koleksi lipstik lama mu, jangan sampai warnanya serupa dengan yang ada di rumah

Kalau sudah lolos dari nomor 1 dan 2, saatnya pilih warna lipstik. Biasanya ada dua tipe nih kalau urusan lipstik. Tipe yang pertama adalah yang suka mencoba warna-warna baru. Misalnya: aku sudah punya warna pink, merah, dan oranye. Kalau begitu, saya jadi lebih memilih warna seperti ungu, coklat, atau warna lain yang belum dimiliki. Atau, kalau sudah punya lipstik merah terang, yang dicari berikutnya adalah warna merah gelap.

Nah, yang kedua adalah tipe yang mencari lipstik dari golongan warna favorit. Warna-warna yang dipilih biasanya mirip atau masih dalam keluarga yang sama. Contohnya seperti Mira Monika, Editor in Chief Beauty Journal. Ia penggemar lipstik berwarna merah dan ungu gelap. Biasanya kalau ingin belanja lipstik, warna yang dipilih pun tidak jauh berbeda dari warna favorit tersebut. Lebih gelap sedikit, atau lebih terang sedikit. Yang penting, tidak jauh beda dengan warna yang disukai.

Satu yang jadi kesamaan para editor Beauty Journal adalah kami selalu “riset” untuk memastikan lipstik yang akan dibeli warnanya berbeda dengan lipstik yang sudah dipunya. Mirip tidak apa-apa, tapi jangan sampai sama. Agak sayang kan kalau beli lipstik baru tapi warnanya seperti kembar dengan lipstik lama?

4. Cari yang paling menguntungkan

Nah, ini bisa dilakukan dengan mencari kode voucher untuk dapat potongan harga, berlangganan berbagai newsletter untuk tahu informasi dan promo apa saja yang sedang berlangsung, atau cari yang menawarkan gratis ongkos kirim supaya semakin menghemat bujet belanja. Dengan begitu, jadi lebih “hemat” kan?

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top