Bisa Berakibat Buruk, 5 Tanda Kamu Kebanyakan Minum Susu
Foto: Pexels/Suzy Hazelwood

Bisa Berakibat Buruk, 5 Tanda Kamu Kebanyakan Minum Susu

Jumat, 19 Feb 2021 | 16:33 | Nurul Faradila
Winnetnews.com -  Susu mempunyai banyak manfaat untuk tubuh, seperti meningkatkan imunitas tubuh, menjaga kesehatan mata, hingga membuat tulang tetap kuat. Manfaat-manfaat tersebut, membuat susu disarankan untuk diminum dua kali sehari.

Diketahui secangkir susu memenuhi sekitar 30 persen dari kebutuhan kalsium harian orang dewasa, sehingga meningkatkan kesehatan tulang. Susu sapi, mengandung magnesium dan potasium yang juga mendukung kesehatan gigi.

Meskipun bermanfaat, tapi meminum susu terlalu banyak juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tulang. Sebuah riset yang dipublikasikan di BMJ, menemukan bahwa meminum tiga gelas atau lebih susu setiap harinya dapat meningkatkan risiko patah tulang pada wanita. Akan tetapi, penelitian lanjut masih perlu dilakukan terkait hal ini.

Mengutip Eat This, berikut ini adalah sejumlah tanda kamu sudah terlalu banyak minum susuk. Yuk, simak!

Sering alami gangguan pencernaan

Terlalu banyak laktosa dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti “usus bocor” di mana bakteri dan racun dapat “bocor” melalui dinding usus. Hal ini terjadi karena, protease inhibitor, yang ditemukan dalam susu sapi menyebabkan ketidakseimbangan enzim pencernaan dan produksi tripsin yang berlebihan, enzim yang menghancurkan hubunagn antara sel-sel usus.

Mudah lelah

Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi susu juga dapat menyebabkan “usus bocor”. Ini terjadi lantaran a1 kasein (yang ditemukan dalam susu) memiliki efek inflamasi pada lapisan usus, yang meningkatkan permeabilitas lapisan usus. Hasilnya, mikrobioma bakteri usus tidak seimbang dengan lebih banyak bakteri jahat daripada bakteri baik.

Peneliti Cornell, menghubungkan usus bocor dengan sindrom kelelahan kronis, di mana aktivitas normal menyebabkan kelelahan yang tidak dapat diatasi dengan istirahat.

Jerawat

Ketika tubuh terus-menerus diberi makan atau minum yang tidak dapat ditoleransi, maka dapat menyebabkan peradangan. Sebuah studi Dermatologi Klinis, Kosmetik dan Investigasi menemukan bahwa produk susu berlemak penuh dikaitkan dengan jerawat sedang dan parah.

Sebuah meta-analisis dari 14 penelitian baru-baru ini menemukan bahwa susu murni, susu rendah lemak, dan susu apapun terkait positif dengan jerawat.

Tulang lebih rapuh

Kalsium dalam susu memang dapat memperkuat tulang, tetapi susu juga bisa menyebabkan peradangan. Terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak susu justru membuat tulang lebih rapuh.

Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition pada tahun 2015 menemukan bahwa mengonsumsi makanan olahan susu meningkatkan peradangan tingkat rendah pada sampel kecil orang dewasa di Jerman.

Memiliki gejala penyakit kardiovaskular

Pada Oktober 2014 sebuah penelitian yang diterbikan di BMJ, minum terlalu banyak susu dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian pada pria dan wanita, serta meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular.

Para peneliti menemukan wanita yang minum tiga gelas susu atau lebih setiap hari mempunyai risiko kematian dan penyakit kardiovaskular hampir dua kali lipat, dan risiko kanker meningkat 44 persen dibandingkan dengan wanita yang minum kurang dari satu gelas per hari. Risiko kematian pria secara keseluruhan meningkat sekitar 10 persen saat mereka minum tiga gelas susu atau lebih setiap hari.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...